Minggu, 16 Oktober 2016

SYARAT-SYARAT SANG PEMENANG (The Winner)

Ringkasan Inspiring Speech Ustadz Abu Syauqig (Dewan Pembina GENPRO)

Kita mungkin sudah pernah mendengar bagaimana Profil ustadz Abu syauqi, semenjak SMA beliau sudah sering jualan, beliau bukan cerdas di sekolahan tapi cerdas di jalanan, kakek tirinya adalah seorang china dan punya motto : "jangan malu-malu jadi orang kaya".
Pernah menjadi juragan 27 angkot, ternak ribuan kambing terbesar di Bandung. Bapak 6 anak ini pun tidak memaksakan anak2nya utk menjadi sarjana, 4 dari 6 anaknya jadi pengusaha dulu baru kuliah.

Ustadz jebolan Lipia ini (jebolan ya, bukan lulusan) mengatakan, "Good leader is good reader"
Pemimpin baik adalah pembaca buku, 1 ons Mindset sama dengan 1 ton Pendidikan..Kita harus kaya dan kekayaan tsb untuk jihad fii sabilillah...

1. MINDSET

"Good leader good reader" Baca buku Robert Kiyosaki, minimal 5 buku pertama. Juga buku the Conglomerate Mindset. Pengusaha harus berfikir out the box, pola pikirnya harus luas dan melintasi zamannya.
Seperti ketika Rosululloh shalallahu 'alaihi wassalam akan menaklukan persia dan romawi, hal ini di tertawakan oleh bangsa quraisy...

2. BIG DREAM

Berfikir & bermimpi besar 95%, sedangkan teknical skill cuma 5%...Seorang doktor lulusan jerman (orang malaysia Dr Tan Sri Junaid) menyatakan bahwa 90% ilmu doktoralnya tidak dipake saat berwirausaha...
Tubuh kita ini magnet raksasa, menarik energi positif/negatif tergantung posisi cara pandang kita...Maka yang dikatakan oleh kita harus selalu yang positif

3. BERKATA-KATA ORANG BESAR

Bicaralah pada diri sendiri (depan cermin), bahwa anda adalah orang besar, punya keyakianan semangat, hasrat diri semangat dan visioner terhadap yang di impikan...

4. VISUALISASI + AFIRMASI

Visualisasikan (gambarkan secara jelas) mimpi Anda, rasakan dan diulang-ulang. Pertahankan pikiran hasil akhir sambil membayangkan cara mencapainya. Maka fisik akan dipaksa menuju ke impian anda...

5. MEMBERIKAN HARGA MAHAL PADA DIRI SENDIRI

Bahwa kita telah dilahirkan spesial, sebagai pemenang dari milyaran calon manusia lainnya. Kita memang dilahirkan untuk menjadi BESAR...

6. SIKAP

Ilmu di sekolah selalu mengajarkan nilai benar saja, ilmu di jalan (lapangan) mengajarkan nilai benar dan juga salah (kegagalan) juga...Artinya gagal justru menjadi ilmu baru buat kita, ketika tidak gagal maka ilmunya justru tidak bertambah...
Kegagalan adalah sebuah keniscayaan, ketika kita gagal itu adalah sebuah ilmu baru. Gagal 1 M gak masalah kalau jadi ilmu yg justru mendatangkan untung 19M (pengalaman Abu Syauqi)

7. KEYAKINAN, KEPERCAYAAN & OPTIMIS

Kunci Sukses adalah : SETIA PADA VISI MISI
"Yang terpenting adalah bukan bagaimana menemukan sebanyak-banyaknya ide kreatif, tapi bagaimana ide kreatif itu dieksekusi"




_

Senin, 10 Oktober 2016

Inilah Bank Bebas Riba Terbesar di Dunia!

Alam Islam, Riyadh -
.
Bank Islam bebas Riba terbesar di dunia adalah Ar Rajhi Bank, dimana tidak ada satu peserpun kewajiban bank untuk menambahkan nilai bunga untuk setiap transaksi simpan pinjam bagi para nasabahnya. Sehingga walaupun seorang nasabah menabungkan puluhan juta real atau milyaran real, pihak Ar Rajhi Bank tidak akan pernah memberinya bagi hasil walau hanya 1 real saja, bila ia tidak menginvestasikannya dalam proyek-proyek yang dijalankan oleh Ar Rajhi Bank.
Pihak bank dapat keuntungan dari proyek-proyek yang dijalankan oleh Ar Rajhi Bank. Selain itu Bank mendapatkan keuntungan dari Wakaf Produktif yang di kelola oleh pihak bank. Bagi nasabah yang ikut andil berinvestasi dalam proyek yang dijalankan oleh bank tersebut, maka nasabah berhak atas keuntungan dari nilai proyek yang dijalankan.
Pemilik bank tersebut adalah konglomerat Muslim yang sangat dermawan bernama Sulaiman Ar-Rajhi. Ia pernah dikisahkan telah memiskinkan dirinya dengan menyerahkan semua kekayaan pada ahli waris dan program-program wakaf. Kisahnya yang membalas berkali-kali lipat kebaikan gurunya waktu kecil, sangat menginspirasi kaum muslimin di dunia.
Beberapa hal penting yang patut diketahui tentang beliau Ar Rajhi adalah:
.

1. Majalah Forbes menyebutkan kekayaannya 7,7 milyar Dollar dan orang terkaya no 120 di dunia, tetapi ia tetap tampil dengan sederhana, berpakaian jubah putih bersih yang jauh dari kesan mewah.
.

2. Ia memulai usaha dari Nol, kehidupan di masa kecil sangat susah hingga pernah bekerja jadi kuli panggul dan menjual kayu bakar. Hingga dengan ketekunan, hemat dan kerja keras serta tawakkalnya kepada Allah akhirnya ia dan saudaranya memiliki kerajaan bisnis raksasa di Arab Saudi dan salah satunya adalah Bank Ar-Rajhi, bank syariah terbesar di dunia yang ATM-nya tersebar di seluruh pelosok Arab Saudi.
.

3. Ia sangat dermawan. Dia memiliki yayasan amal besar yang menyalurkan donasi ke berbagai negara. Sulit menghitung waqafnya dan jumlah masjid yang telah dibangun, serta donasi untuk berbagai amal dakwah dan penyebaran ilmu.
.

4. Ia tidak meletakkan kekayaan di hatinya. Di masa tuanya kini ia telah membagi sekitar 6,7 trilyun hartanya kepada ahli waris dan kerabatnya serta fakir miskin hingga diibaratkan hanya memilih pakaian yang melekat di badan dan asset bisnis yang dikelola para professional yang hasilnya untuk amal sosial dakwah. Ia menegaskan telah lahir tanpa membawa apa-apa dan siap tidak tergantung pada harta sebelum meninggal dunia.
.

5. Tetangganya mengatakan bahwa konglomerat kelas kakap ini selalu datang paling awal ke masjid untuk shalat berjamaah. Bila muazzin masjid telat datang maka sang konglomeratlah yang mengumandangkan adzan.
.

6. Diantara masjid yang ia bangun salah satunya adalah Masjid Ar-Rajhi di distrik Rabwah. Ini adalah terbesar ketiga setelah Masjidil Haram Mekah dan Madinah. Mesjid ini bisa menampung 18 ribu jamaah. Terdapat berbagai sarana pelayanan masyarakat seperti pusat pemandian dan pengurusan jenazah terbesar di Riyadh, auditorium untuk seminar dan ceramah, perpustakaan berisi 40 ribu jenis buku, tempat tinggal bagi para penuntut ilmu yang datang dari luar kota untuk mengikuti berbagai kajian keislaman, air zamzam sebagai minuman jamaah dengan kuota 400 galon perminggu, dan lain-lain. Dan saat shalat jum’at di lantai dasar dikhususkan untuk shalat jum’at orang asing dimana khutbah langsung diterjemahkan ke berbagai bahasa, termasuk bahasa isyarat untuk jamaah yang tuna rungu dan tentu saja tersedia bahasa Indonesia.

STRATEGI MENINGKATKAN PENGHASILAN

Strategi yang akan saya bagikan berikut ini bukan hanya terbatas di dalam bidang penjualan produk maupun jasa , silahkan di sesuaikan dengan kebutuhan teman teman ..

1. Putuskan produk / jasa apa yang akan ditawarkan .

2. Cari pasar yang tepat . Jika teman teman gagal , maka mungkin itu bukan pasar yang tepat , jangan patah semangat . carilah pasar baru yang lebih potensial .

3. Strategy yang tepat .
Salah satu strategy menjual produk adalah jangan menawarkan barang / jasa yang kita punya , tapi buatlah pasar yang ngebet menginginkan barang / produk jasa yang kita punya .

Caranya ?
* menjadi  sahabat bagi pasar . ( membangun kedekatan emosional dengan pasar )
* jangan sekali kali maksa orang lain untuk membeli produk kita tapi buatlah mereka membutuhkan produk kita .
* Analisa kebutuhan mereka , kemudian tawarkan solusi yang mampu kita dapatkan .
* Edukasi pasar dengan elegan ,.
dll

Nah , semakin besar pasar yang kita bidik , maka akan semakin baik hasilnya .

Minggu, 09 Oktober 2016

DARI MANA DATANGNYA UANG

Kang Dewa

DARI MANA DATANGNYA UANG?”
Beberapa dari kita menjawab dengan jawaban yang berbeda- beda, diantaranya adalah:
1.        Jualan
2.       Transaksi
3.       Jasa
4.       Kerja
5.       Undian
6.       Gadai
7.       Pinjam
8.       Dan lain lain

Dari beberapa jawaban diatas, Dewa Eka Payoga mengkoreksi dan menjelaskan alasannya. Jawaban yang pertama, kedua, ketiga, keempat beliau memperbolehkan.  Tapi untuk jawaban dari point 5- 7, beliau menyarankan untuk tidak dilakukan. Karena jika kita menunggu undian, seperti menunggu sesuatu yang tidak pasti. Menggadaikan suatu barang pun tidak disarankan, karena bagaimana jika kita mempunyai uang untuk menebusnya, pinjam pun tidak disarankan karena khawatir tidak mampu membayarnya, apalagi sampai bayar hutang dengan meminjam uang kepada yang lain. Jadi cara terbaik kita mendapatkan uang ialah dengan melakukan transakisi jual beli, baik barang maupun jasa.
     
     Perbedaan pendapatan karyawan dan pengusaha tentu berbeda. Jika karyawan, misalkan di bulan pertama gaji nya sekitar 2 juta, maka bulan depan masih 2 juataan bulan selanjutnya 2 juta, tahun- tahun selanjutnya baru nambah menjadi sekitar 2,5 juta, dan seterusnya, cenderung memiliki pola tertentu. Sedangkan untuk menjadi pengusaha memiliki pola yang berbeda, dan harus pantang menyerah, karena terkadang usaha yang kita jalankan, adalah bukan usaha yang pertama kita buka. Terkadang usaha yang pertama gagal, membuat lagi usaha yang kedua, usaha yang kedua gagal, membuat lagi usaha yang ketiga, usaha ketiga gagal, kemudian membuat usaha yang keempat.  Satu hal yang perlu kita ingat adalah Pantang Menyerah, dan Coba Terus. Untuk awal- awal kita akan sering mengalami jatuh dulu. Tapi bila kita melakukan koreksi terhadap kesalahan- kesalahan yang kita lakukan dan memperbaiki kesalahan tersebut, maka grafik kita akan naik terus keatas. Saat kita telah diatas dan berada dititik jenuh, jangan lupa untuk selalu melakukan INOVASI.
Perlu diingat bahwa : “JUALAN TIDAK SAMA DENGAN BUALAN”. = Selling Isn’t Telling

1.      Telling = Banyak Ngomong
Jangan terlalu banyak ngomong. Jadi dalam berjualan, jangan langsung tawarin produk. Karena belum tentu konsumen tersebut butuh produk yang ingin kita tawarkan.

2.     Selling = Banyak Nanya
Kasih mereka pertanyaan terlebih dahulu (Why).
Stepnya : Tanya—Dengar—arahkan – Closing.
Analogi penjual kepada pembeli : Seorang dokter kepada pasiennya. Dokter tersebut menanyakan keluhannya apa, kemudian biarkan pasien tersebut bercerita, dokter tersebut mendengarkan keluhan tersebut, lalu dokter mengarahkan untuk meminum obat apa yang cocok dengan keluhan tersebut.

  Ada 2 jenis jualan, yaitu jualan yang di  (TARIK) atau  (DORONG).

· (Tarik) adalah kita menyediakan tempat. Sehingga hal yang perlu kita lakukan adalah bagaimana kita menarik banyak pelanggan agar datang ke tempat jualan kita. Yang dimainkan dan dioptimalkan adalah dari segi Branding, Budgeting, dan promosi. (banyak- banyak doa, karena hanya Allah yang mampu menggerakkan hati pelanggan.. hehehe)

     (Dorong) adalah istilahnya kita “menjemput bola” . Caranya adalah kita membina orang. Kita berhubungan dengan distributor, Agen, Reseller, Prospek, dll.
Mau apapun jenis jualannya, yang penting kita harus percaya bahwa  “SETIAP PRODUK PASTI ADA JODOHNYA”. Kita sebagai owner dan penjual harus percaya dengan produk kita, karena kalau penjual nya saja tidak percaya, apalagi konsumennya.
    Sepatu hujan yang dijual di musim kemarau saja bisa terjual jika kita tahu caranya. Tidak ada yang tidak mungkin jika kita tahu polanya.


 Dibawah ini adalah 4 kunci jago jualan:

1.        PENJUAL
Kita sebagai penjualan harus :
a.      Yakin sama produk yang akan kita tawarkan.
b.      Yakin produk kita ada manfaatnya.
c.        Yakin kita tau polanya.
d.      Yakin kita tau marketnya.

2.       PRODUK
Produk kita diharapkan dipromosikan baik secara offline maupun secara online. Sebnyak mungkin media sosial yang kita gunakan.

3.       PENAWARAN
Kita harus mengetahui gerak kompetitor kita. Dan tetap Fokus pada kelebihan kita, dan terus memperbaiki diri.

4.       PEMBELI
Dalam melakukan promosi, diharapkan konsumen tidak hanya membeli sekali, tapi kita berharap konsumen melakukan repeat order. Kemudian kita berharap konsumen tersebut, mempromosikan produk kita tersebut kepada orang- orang sekitarnya, karena WOM (Word Of Mouth) itu sangat penting, berita dari 1 orang ke orang sekitarnya membuat orang- orang sekitarnya tertarik dengan produk kita. Jadi kita membuat cara supaya konsumen tersebut mempromosikan ke orang- orang sekitarnya, baik secara langsung maupun melalui postingan di media sosial.


#Salam pengusaha muslim
#jangan lupa Dhuha
Semoga Bermanfaat

Selasa, 20 September 2016

Bukan Hanya Tentang Uang


By : Jamil Azzaini


Bila suatu bisnis makin tergantung pada uang, maka semakin kecil kemungkinannya untuk sukses. (Mark McCormark)

Salah satu nikmat menjadi trainer adalah bisa berkenalan dengan banyak owner bisnis ternama. Pelajaran menarik yang saya dapat dari mereka adalah orang-orang yang bisnisnya terus berkembang ternyata fokus berpikirnya justru bukan uang.

Mereka punya value (nilai atau prinsip) yang mereka perjuangkan. Bisnis dan kehidupan mereka penuh gairah karena bisnis yang dijalaninya dalam rangka mewujudkan visi hidupnya. Bukan hanya itu, mereka menjalankan bisnis karena passionnya.

Nah, bagi Anda yang hendak terjun bisnis atau memulai bisnis saran saya ingat pesan Mark McComark tersebut di atas. Apabila Anda berpikir bahwa yang menentukan keberhasilan bisnis adalah modal dalam bentuk uang, maka lupakanlah menjadi pebisnis. Tetaplah jalani profesi Anda sebagai karyawan dengan baik.

Sementara bagi Anda yang sudah berbisnis dan fokus Anda hanya pada uang, uang dan uang, maka segera perbaiki mind set Anda. Ketahuilah bisnis yang bertahan lama itu sangat tergantung kepada value, visi, passion, inovasi dan kreativitas para pemiliknya. Kepuasan para pebisnis sejati bukan hanya pada uang yang mereka punya.

Orang yang hanya fokus pada uang atau keuntungan yang didapat menurut saya mereka bukan pebisnis tetapi spekulan. Para pebisnis berpikir jangka panjang bukan keuntungan sesaat. Oleh karena itu, jangan mudah percaya dengan tawaran investasi yang memberikan keuntungan besar karena biasanya itu ditawarkan oleh pebisnis abal-abal.

Simak dan pelajarilah perjalanan perusahaan-perusahaan besar kelas dunia. Mereka yang bertahan lama, ternyata bukan hanya bicara uang. Tetapi mereka bicara tentang “ruh” bisnis yang dijalaninya. Uang hanya alat makan, jangan sampai Anda diperalat oleh benda mati yang bernama uang.

Salam SuksesMulia!

Kamis, 11 Agustus 2016

GENPRO MEMBANGUN GENERASI BARU DENGAN KECEPATAN PESAWAT YANG MEMILIKI MESIN RUHIYAH DAN RUPIAH

Pebisnis handal adalah pebisnis yang mampu melihat masa depan dengan jelas, detail dan lengkap. Transaksi yang dilakukannya juga di dasari oleh keuntungan masa depan. Setiap transaksi diperhitungkan dengan cermat dan memberikan manfaat.  Salah satu model yang dipakai untuk anggota Genpro dalam mempercepat bisnis adalah berbisnis sebagaimana mengemudikan pesawat terbang, satu-satunya kendaraan di bumi yg saat ini paling cepat. Beberapa pelajaran yang bisa di ambil hikmahnya adalah :

1. Disiplin yang tinggi, semua karyawan terbiasa dengan kata disiplin, disiplin waktu, disiplin keuangan, sisiplin rencana, disiplin target dll. karena tidak mungkin pesawat menunggu penumpangnya dan yang tidak berdisiplin pastinakan tertinggal dengan sendirinya.

2. Memahalkan diri, dengan membangun kepercayaan diri yg tinggi secara bersama. Semua SDI yg ada di bangun menjadi mahal dan sangat penting perannya dlm perusahaan. Terbiasa berkumpul dengan kelas premium dan tercermin dalam komunikasi, publikasi dan lainnya.

3. Memahami pentingbya prosedur, teknologi dan aturan main yg ketat dalam perusahaan, yg menyebabkan bisnis semakin terkendali dan mengarah kepada outo-pilot.

5. Membangun ketaatan organisasi dengan selalu mengajak kepada kebahagiaan dan kesejahteraan yang sesungguhnya (Akhirat). Sehingga rupiah dan ruhiyah akan naik secara bersamaan.

Yang terpenting dalam analogi pesawat adalah semakin tinggi siapapun yg ada di dalamnya maka akan melihat dunia semakin kecil dan kemudian perlahan menghilang tertutup oleh keindahan dilangit. Sehingga menikmati perjalanan dan suasana di dalamnya.

Salam Genpro.
Iwan Fuad

Senin, 01 Agustus 2016

6 AMALAN BEBAS HUTANG

Beberapa waktu lalu saya baca postingan dari mas Dewa Eka P, beliau sharing bagaimana Bisa Lunas Hutang dalam Waktu Cepat.
Sebelum ketahui caranya, sadari terlebih dahulu bahwa hutang itu wajib dibayar.
Artinya, jika saat ini Anda sedang memiliki hutang, maka berusahalah sekuat tenaga untuk bisa menyelesaikannya sesegera mungkin.

Berikut ini tips 6 Amalan bebas hutang dari Mas Dewa Eka P :

Pertama
Taubat Nasuha. Apapun alasannya, pastikan kita segera taubat dan menyesali segala dosa yang telah diperbuat, serta berusaha sekuat tenaga untuk tidak mengulanginya lagi. Kenapa? Jangan tanya kenapa, cobalah merenung dan berpikir: sudah berapa banyak dosa yang telah diperbuat selama ini? Renungkan.

Kedua
Pasrah Total. Dalam kondisi bangkrut dan punya hutang, sadarilah bahwa sungguh Maha Besarnya Allah dan betapa kecilnya kita. Pasrah saja. Ridho dengan keadaan yang ada. Terima segala kemungkinan yang terjadi. Pasrahkan diri kita hanya pada-Nya.

Ketiga
 Bantu Orang Lain. Ingatlah sabda Rasulllah SAW, "Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat. Barang siapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, pasti Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hambaNya selama hambaNya itu suka menolong saudaranya”. (HR. Muslim). Bantu orang lain dahulu, dibantu Allah kemudian.

Keempat
Tingkatkan Amalan Harian. Shalat Dhuha, Tahajud, Tadarrus Al-Qur'an, Sholat Tepat Waktu, Shubuh Berjamaah, Dzikir, dan amalan-amalan harian lainnya harus ditingkatkan. Dekati Allah, supaya Allah kasih solusi dari arah yang tidak disangka-sangka.

Kelima
Silaturrahmi. Dibalik silaturrahmi, ada rezeki. Yakinilah itu. Coba perbaiki hubungan dengan orang tua, pasangan, keluarga, sanak saudara, rekan kerja, dan teman-teman kita. Hubungi mereka jangan pas ada butuhnya saja. Ingat itu. Ingat.
Keenam
Perbanyak Sedekah. Sedekah itu bukan dari yang kaya ke yang miskin, tapi dari yang mau ke yang membutuhkan. Bahasa langit itu bukan kaya dan miskin, tapi lapang dan sempit. Orang kaya bisa jadi sempit, kalau dia pelit. Orang miskin bisa jadi lapang, kalau dia dermawan.

Yakinilah...
Semua masalah pasti ada solusinya.
Bukankah Allah tidak akan membebani mahluknya di luar kemampuannya?
Semoga apapun masalah Anda saat ini diberikan kemudahan dan jalan keluar oleh Allah SWT. Aamiin...

*CARA MEMANDANG NASIB*

Pelajaran tauhid  yg sangat bernilai_

Dahulu kala, ada seorang petani miskin memiliki seekor kuda putih yang sangat cantik dan gagah.

Suatu hari, seorang saudagar kaya ingin membeli kuda itu dan menawarkan harga yang sangat tinggi. Sayang si petani miskin itu tidak menjualnya. Teman-temannya menyayangkan dan mengejek karena dia tidak menjual kudanya.

Keesokan harinya, kuda itu hilang dari kandang nya..

Maka teman-temannya berkata: "Sungguh jelek nasibmu, padahal kalau kemarin kamu jual, kamu kaya, sekarang kudamu sudah hilang.."
Si petani miskin hanya diam saja tanpa komentar...

Beberapa hari kemudian, kuda si petani kembali, bersama 5 ekor kuda liar lainnya..
Lalu teman-temannya berkata: "Wah..! Beruntung sekali nasibmu, ternyata perginya kudamu membawa keberuntungan.."
Si petani  tetap hanya diam saja..

Beberapa hari kemudian, anak si petani yang sedang melatih kuda-kuda baru mereka terjatuh dan kakinya patah..
Teman-temannya berkata: "Rupanya kuda-kuda itu membawa sial, lihat sekarang anakmu kakinya patah.."
Si petani tetap diam tanpa komentar..

Seminggu kemudian terjadi peperangan di wilayah itu, semua anak muda di desa dipaksa untuk berperang, kecuali si anak petani karena tidak bisa berjalan.

Teman-temannya mendatangi si petani sambil menangis: "Beruntung sekali nasibmu karena anakmu tidak ikut berperang, kami harus kehilangan anak-anak kami.."

Si petani kemudian berkomentar:
"Janganlah terlalu cepat membuat kesimpulan dengan mengatakan nasib baik atau jelek..
Semuanya adalah suatu rangkaian proses yang belum selesai...
Syukuri dan terima keadaan yang terjadi saat ini..
Apa yang kelihatan baik hari ini belum tentu baik untuk hari esok.
Apa yang buruk hari ini belum tentu buruk untuk hari esok.
Tetapi yang pasti, *Allah paling tahu yang terbaik buat kita.*
Bagian kita adalah *mengucapkan syukur dalam segala hal* sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam hidup kita ini.

Jalan yang dibentangkan Allah belum tentu yang tercepat, bukan pula yang termudah.. tapi sudah pasti yang terbaik..."

Semoga dapat memetik pelajarannya.

Nasehat Ustad Luthfi Hasan Ishaq tentang Bisnis

Nasehat ustad LHI dari sukamiskin...

Catatan singkat Taujih Ustadz Luthfi Hasan Ishaq di Sukamiskin.

BISNIS

Bisnis adalah sesuatu yg sangat menarik. Saking menariknya bisnis ini berpotensi melalaikan & meninggalkan dakwah.

Warning dari Allah SWT:
1. Sbg produk dakwah maka tidak boleh melalaikan Allah dlm bisnisnya
2. Tentang KEBERPIHAKAN & SKALA PRIORITAS. Bahwa bisnis hrs berpihak pada Allah & prioritasnya tdk boleh melebihi prioritas kita thp Allah.

Ayat Al-Qur-an yg wajib dihafal:
1. Qs. An Nur : 37
2. Qs. At Taubah : 24
Kebanggaan thd bisnis tdk boleh melebihi prioritas thd Allah SWT.

Pertanyaannya apakah seorang muslim tdk boleh berbisnis? Jwabnya boleh & dianjurkan. Sebagaimana 10 sahabat yg dijamin masuk surga 9 diantaranya adalah saudagar.
Begitu juga para ahli hadits mempelajari hadits dg biayanya sendiri.

Dalam bisnis tidak boleh "one man show" & tdk perlu menyembunyikan ilmu/informasi bisnis. Ilmu/informasi harus disebar kecuali dalam bidang militer.
Lalu ketika karyawan mengetahui rahasia bisnis mereka akan keluar & mendirikan perusahaan yg sama maka kita tidak boleh sakit hati. Justru hrs kita rangkul utk memperbesar bisnis kita ketika ada permintaan & kita tidak sanggup melayani maka kita bisa mnggunakan perusahaan mantan karyawan kita tadi. Begitu juga sebaliknya...
Jangan seperti ini misal ada pengusaha makanan, dia merahasiakan resepnya sampai dia mati resepnya dibawa mati, maka ini tidak bisa mnghadirkan kebermanfaatan lagi.

Rezeki ada 2 :
1. Rezeki yg kita cari (jumlah nya lebih kecil)
2. Rezeki yg mencari kita (jumlahnya lbh besar)

Jd tidak perlu menyembunyikan ilmu/informasi, rezeki antum tidak akan berkurang...

Silaturahim atau bahasa sundanya NETWORKING (Ustadz sambil senyum menoleh ke Kang Riza, pengusaha muslim dari Bandung).
Silaturahim itu bukan taktis/strategi TAPI ideologis. Sebagaimana Allah berfirman "...barangsiapa yg ingin dilapangkan rezekinya maka sambunglah silaturahim..."

Kita jangan mnjadi orang fasik. Dalam Qs. Al Baqarah ciri2 orang fasik ada 2:
1. Memutuskan komitmen kpd Allah. Misal: mninggalkan dakwah krn urusan bisnis. Memutuskan silaturahim.
2. Melakukan kerusakan di muka bumi. Baik sistem/tatanan maupun merusak alam.

Bisnis adalah oportunity. Dalam bisnis oportunity biarkan ilmu/informasi menyebar. Memberi informasi tidak akan mengurangi rezeki antum.

Yg kita lakukan dlm bisnis kita adalah mengoptimalkan semua lini dari bisnis kita, selanjutnya serahkan kpd Allah. Jangan men-take over peran Allah dg terus hanyut dalam hiruk pikuk bisnis.
kita harus membangun sistem & menata konsep islam dlm bisnis.

Di Indonesia ada 15 Jenis transaksi, diantaranya:
1. Pinjam Meminjam.
Berangkat & kembali nominalnya tidak boleh berubah. Nominal yg menentukan adalah si peminjam. nominal yg bisa dipinjam ditentukan oleh kemampuan & keadaan si pemberi pinjaman.

2. Infaq & sedekah.
Yg menentukan nominal adalah si pemberi, selanjutnya si pemberi hrs melupakan.

3. Riba.
Pengembalian lebih besar dari yg dipinjam.

4. Warisan.
Aset dibawah otoritas kita tp terburu kita meninggal. Maka otoritas berpindah ke Allah.

5. Perdagangan.
Sama2 satisfy antara nominal & produk.

Setiap transaksi berlaku aturan masing2. Tidak boleh mencampur antara aturan transaksi satu dg yg lainya. Misal: sedekah & perdagangan tidak boleh dicampur. Riba & perdagangan juga tidak boleh dicampur.
Riba menuntut utk selalu untung. Tp dagang ada kemungkinan untung & rugi. Maka dalam dagang kita tidak boleh membatasi utk bagaimana caranya agar selalu untung. Dst.

Bisnis Harus Open Management.
Owner hrs terbuka kepada karyawanya. Konsep bisnis top down. Maka jangan menyembunyikan informasi/ilmu kpd bawahan.
Pegawai tdk hanya dieksploitasi tp juga hrs ditarbiyah. Teknisnya: jangan atasan sbg murobi bawahan. Maka akan rancu. Ketika dikantor akan "afwan pak... semalam tidak bisa hadir ..." (disambut tawa para tamu). Carikan murobi dari luar. Yg dilakukan oleh bisnis owner adalah berdakwah kepada bisnis owner sehingga konsepsi islam akan menyebar dalam dunia bisnis.
Kita harus mensosialisasikan konsep dakwah kita. Jadi yg hrs dilakukan dalam bisnis kita adalah mengurangi kesibukan tp meningkatkan penghasilan.

Orang lain suka menilai kemenangan dakwah adalah banyaknya jumlah murobi tapi kemenangan dakwah adalah banyaknya pebisnis Islam. Krn akan mer efek pada berapa zakat & berapa infaq. Seberapa merata 8 asnaf yg sudah dicover? Contoh di Al Aqso, krn israel memblokade jalur transport umum ke al Aqso maka ikhwah disana menyediakan bus (puluhan) utk menjaga agar Al Aqso tetap dijaga. Biaya utk pembelian 1 unit bus membutuhkan ribuan dollar. Maka inilah ribat, sudahkan zakat kita menyentuh nya, krn ini adalah biaya utk fii sabilillah. Atau contoh lain ibnu sabil. Seberapa yg kita lakukan utk membiayai mereka. Banyak di wilayah bandung, jogja, & malang, anak2 ikhwah yg kurang biaya utk kuliah. Maka seberapa besar kita bisa membantunya. Atau anak yatim, padahal rumah yg diberkahi adalah rumah yg di dalamnya ada anak yatim. Lakukan amal yg bisa hadirkan pahala yg lebih besar. Misal antum membiayai guru ngaji. Berhasil mngajari anak utk mengjafal surat al fatihah. Ketika anak ini hafal alfatihah dari belajar kepada guru yg antum "gaji", maka ini akan luar biasa. anak ini akan menggunakan hafalan alfatihah td di setiap shalatnya, sehari 5x shalat total 17 rakaat/hari. Dibaca seumur hidup hingga anak ini mati misal diusia 60an th. Ini luar biasa. Pahala.

Motivasi utama:
BISNIS JANGAN INGIN KAYA TAPI AGAR MEMILIKI SARANA UTK MELAKUKAN PEDOMAN DARI ALLAH

Shg bisnis adalah mengumpulkan sarana utk lebih dekat dg Allah. Dalam bisnis:
1. Sistem : tdk boleh bersimpangan dg Allah
2. Konsep: konsep islam dlm bisnis & selalu berusaha hadirkan al-haq.

-----------------************-----------------

Tulisan di atas adalah taujih Ustadz Luthfi kepada rombongan  APRO - Bandung. Jum'at 29 Juli 2016.

Semoga Allah SWT selalu menjaga beliau, diberikan kesabaran & keberkahan dalam dakwahnya.

Minggu, 27 Maret 2016

10 Kebiasaan Produktif Yang Dianjurkan

Oleh : Anis Matta

1.Sediakan lebih banyak waktu untuk membaca dan sediakanlah waktu untuk memikirkan dan mengendapkan bacaan Anda.
Setiap kali Anda selesai membaca, itu berarti Anda telah menyerap sutu informasi dan akan meningkat ke tahap selanjutnya yaitu seleksi. Karena itu sisakanlah waktu 15 menit untuk memikirkan kembali apa yang barusan Anda baca dan endapkan.

2.Luangkan waktu selama 20 menit dalam sehari untuk menyendiri dan merenung.
Waktu paling tepat untuk merenung adalah sebelum subuh. Duduklah dengan rileks supaya nafas Anda keluar secara teratur. Pejamkan mata. Aturlah nafas secara teratur. Tarik nafas dari hidung dan keluarkan melalui mulut. Ikuti pernapasan itu dengan pikiran Anda. Mulailah merenung; merenung tentang apa saja, tidak perlu ditentukan ‘judulnya’. Efek dari kebiasaan ini adalah Anda akan terbiasa melakukan pemikiran vertikal; berpikir ke atas. Selain itu, kebiasaan tersebut juga akan meluaskan dan melegakan perasaan Anda, serta ketenangan yang luar biasa.

3.Pertahankan stamina spiritual Anda melalui ibadah mahdhah yang rutin
Dengan melaksanakan ibadah mahdhah secara rutin, maka Anda akan memilki nuansa spiritual sebagai kekuatan untuk mengontrol gerak pikiran dan gerak emosi.

4.Jagalah kondisi fisik Anda
Menjaga kondisi fisik melalui :
a.Makan secara teratur dan bergizi.
b.Istirahat yang cukup.
c.Olahraga ringan yang rutin

5.Tingkatkan apresiasi Anda melalui seni dan alam
Terkadang hidup akan terasa keringjika kita tidak punya rasa seni yang baik. Selain itu, menikmati seni dan alam juga dapat meningkatkan sifat humoris kita.

6.Buatlah rencana perjalanan wisata
Jalan-jalanlah di muka bumi dan makanlah rizki dari Tuhanmu. Semakin banyak yang kita lihat semakin banyak pula yang dapat kita banding-bandingkan.

7.Luaskanlah wilayah pergaulan Anda
Salah satu ciri orang dewasa ialah dapat bergaul dengan banyak orang. Sedangkan ciri remaja ialah hanya dapat bergaul dengan sekelompok orang yang sangat terbatas yang biasanya disebut dengan peers group.

8.Tingkatkan kontrol terhadap pikiran-pikiran yang memenuhi benak Anda
Pikiran-pikiran yang muncul dalam benak kita harus dikontrol secara ketat. Sebab, pikiran itulah yang mempengaruhi suasana jiwa; pikiran-pikiran akan melahirkan tindakan.

9.Biasakanlah mencatat gagasan secara teratur
Suatu ide atau gagasan memerlukan proses pematangan. Dengan mencatat, berarti Anda telah melakukan proses pematangan. Mencatat gagasan yang muncul dalam benak kita perlu dilakukan karena proses pematangan suatu gagasan tidak terjadi sekaligus.

10.Biasakanlah lebih banyak diam dan mendengar daripada bicara
Pada umumnya orang yang banyak bicara adalah orang yang lemah kepribadiannya. Ciri orang intelek menurut Islam yang disebutkan Al Qur’an adalah Alladziina yastami’uunalqaul; orang yang mendengarkan perkataan orang lain, fayattabiuuna ahsanah; dan mengikuti yang baik dari perkataan itu. Yaitu orang yang mau mendengarkan dan menganalisa

11.Kontrol emosi agar tetap tenang, tidak mudah terpengaruh sanjungan dan kritikan
Biasakan agar ekspresi emosi Anda tidak mudah terlihat melalui wajah, apalagi melalui ucapan atau tangan.

12.Lakukan latihan pernafasan secara teratur
Tarik nafas melalui hidung, keluarkan melalui mulut; tarik nafas dalam-dalam melalui hidung, kemudian turunkan ke dada terus ke perut, naik kembali ke dada, turun lagi ke perut. Itu sudah cukup, asalkan rutin. Yang kita butuhkan di sini bukan tenaga dalamnya, tetapi keseimbangan peredaran darah dan kebugaran internal. (diambil dari intisari buku Model Manusia Muslim Abad XXI/repostabadijayanews)

10 Kebiasaan Produktif Yang Dianjurkan

Oleh : Anis Matta

1.Sediakan lebih banyak waktu untuk membaca dan sediakanlah waktu untuk memikirkan dan mengendapkan bacaan Anda.
Setiap kali Anda selesai membaca, itu berarti Anda telah menyerap sutu informasi dan akan meningkat ke tahap selanjutnya yaitu seleksi. Karena itu sisakanlah waktu 15 menit untuk memikirkan kembali apa yang barusan Anda baca dan endapkan.

2.Luangkan waktu selama 20 menit dalam sehari untuk menyendiri dan merenung.
Waktu paling tepat untuk merenung adalah sebelum subuh. Duduklah dengan rileks supaya nafas Anda keluar secara teratur. Pejamkan mata. Aturlah nafas secara teratur. Tarik nafas dari hidung dan keluarkan melalui mulut. Ikuti pernapasan itu dengan pikiran Anda. Mulailah merenung; merenung tentang apa saja, tidak perlu ditentukan ‘judulnya’. Efek dari kebiasaan ini adalah Anda akan terbiasa melakukan pemikiran vertikal; berpikir ke atas. Selain itu, kebiasaan tersebut juga akan meluaskan dan melegakan perasaan Anda, serta ketenangan yang luar biasa.

3.Pertahankan stamina spiritual Anda melalui ibadah mahdhah yang rutin
Dengan melaksanakan ibadah mahdhah secara rutin, maka Anda akan memilki nuansa spiritual sebagai kekuatan untuk mengontrol gerak pikiran dan gerak emosi.

4.Jagalah kondisi fisik Anda
Menjaga kondisi fisik melalui :
a.Makan secara teratur dan bergizi.
b.Istirahat yang cukup.
c.Olahraga ringan yang rutin

5.Tingkatkan apresiasi Anda melalui seni dan alam
Terkadang hidup akan terasa keringjika kita tidak punya rasa seni yang baik. Selain itu, menikmati seni dan alam juga dapat meningkatkan sifat humoris kita.

6.Buatlah rencana perjalanan wisata
Jalan-jalanlah di muka bumi dan makanlah rizki dari Tuhanmu. Semakin banyak yang kita lihat semakin banyak pula yang dapat kita banding-bandingkan.

7.Luaskanlah wilayah pergaulan Anda
Salah satu ciri orang dewasa ialah dapat bergaul dengan banyak orang. Sedangkan ciri remaja ialah hanya dapat bergaul dengan sekelompok orang yang sangat terbatas yang biasanya disebut dengan peers group.

8.Tingkatkan kontrol terhadap pikiran-pikiran yang memenuhi benak Anda
Pikiran-pikiran yang muncul dalam benak kita harus dikontrol secara ketat. Sebab, pikiran itulah yang mempengaruhi suasana jiwa; pikiran-pikiran akan melahirkan tindakan.

9.Biasakanlah mencatat gagasan secara teratur
Suatu ide atau gagasan memerlukan proses pematangan. Dengan mencatat, berarti Anda telah melakukan proses pematangan. Mencatat gagasan yang muncul dalam benak kita perlu dilakukan karena proses pematangan suatu gagasan tidak terjadi sekaligus.

10.Biasakanlah lebih banyak diam dan mendengar daripada bicara
Pada umumnya orang yang banyak bicara adalah orang yang lemah kepribadiannya. Ciri orang intelek menurut Islam yang disebutkan Al Qur’an adalah Alladziina yastami’uunalqaul; orang yang mendengarkan perkataan orang lain, fayattabiuuna ahsanah; dan mengikuti yang baik dari perkataan itu. Yaitu orang yang mau mendengarkan dan menganalisa

11.Kontrol emosi agar tetap tenang, tidak mudah terpengaruh sanjungan dan kritikan
Biasakan agar ekspresi emosi Anda tidak mudah terlihat melalui wajah, apalagi melalui ucapan atau tangan.

12.Lakukan latihan pernafasan secara teratur
Tarik nafas melalui hidung, keluarkan melalui mulut; tarik nafas dalam-dalam melalui hidung, kemudian turunkan ke dada terus ke perut, naik kembali ke dada, turun lagi ke perut. Itu sudah cukup, asalkan rutin. Yang kita butuhkan di sini bukan tenaga dalamnya, tetapi keseimbangan peredaran darah dan kebugaran internal. (diambil dari intisari buku Model Manusia Muslim Abad XXI/repostabadijayanews)

Rabu, 16 Maret 2016

8 Rahasia Kebiasaan yang Dijalani Pengusaha Super Sukses

By Siska Amelie F Deil on 28 Okt 2013 at 21:31 WIB

Para pengusaha sukses tidak melakukan hal yang biasa dilakukan orang biasa. Cara berpikir dan tindak tanduknya cenderung aneh bahkan sebagian menganggapnya istimewa.

Namun seperti mengutip Forbes, Senin (28/10/2013), para pengusaha sukses jarang membagi rahasia suksesnya.

Dia hanya berbagi cara tanpa menjelaskan pola pikirnya saat menjalankan bisnis. Fakta ini tentu mengejutkan mengingat banyak orang cenderung mengikuti sikap pengusaha saja.

Jadi jika Anda ingin sukses dan meningkatkan kinerja perusahaan, perlu mengamati baik-baik para pengusaha yang lebih dulu mencapai keberhasilannya.

Berikut 8 kebiasaan yang selalu dilakukan para pengusaha super sukses, yaitu:

1. Berpikir ala pengusaha sukses dan bukan meniru sikapnya

Jika Anda hanya mengamati tindak-tanduk para pengusaha, tak banyak yang bisa Anda pelajari darinya. Kebanyakan sikap para pengusaha sangat istimewa dan cenderung aneh.

Meski menunjukkan sikap yang rata-rata berbeda, tapi semua pengusaha sukses menunjukkan pla pikir yang sama.

Singkatnya, para pengusaha selalu menggunakan formula act (bertindak), learn(belajar), build (bangun), dan repeat (ulangi).

Bagi Anda yang pernah melihat seorang pengusaha terjun ke bisnis yang serba tidak pasti, itu bukan karena dirinya tak mempunyai rencana apapun. Dia bertindak, belajar dari apa yang ditemukannya dan bertindak kembali.

2. Mengikuti kebutuhan konsumen

Menemukan gagasan merupakan hal yang mudah. Bukan tidak mungkin, Anda memunculkan banyak gagasan atau produk baru saat terdesak. Namun gagasan baru bisa tidak bernilai banyak jika hanya memiliki sedikit manfaat.

Di samping itu, tak ada jaminan ada yang mau langsung membeli gagasan baru Anda. Saat mulai memikirkan sesuatu, konsumen harus jadi prioritas.

Jika Anda memulainya dengan kebutuhan konsumen, meski produknya belum terwujud, Anda sudah punya pasar sendiri.

3. Jangan ingin kaya

Para pengusaha terbaik tidak menjadikan kekayaan sebagai tujuan awal. Kekayaan hanya dianggap sebagai produk atau hasil dari kerja kerasnya berbisnis.

Alasan Anda tidak boleh fokus pada kekayaan adalah karena ruang gerak akan terbatas dan tidak fokus pada konsumen. Selain itu, Anda juga akan kesulitan menemukan kebutuhan pasar.

4. Memasarkan dengan cara berbeda

Melakukan pemasaran memang seringkali dilakukan dengan banyak spekulasi. Saat yang lain pergi ke kanan, Anda akan mencoba langkah ke kiri.

Memulai hal yang baru memang berisiko, tapi bertaruh dan mencoba cara yang berbeda bisa jadi jalan menuju keberuntungan.

Namun dalam mencoba hal tersebut, Anda harus menentukan waktu dan tempat yang tepat. Berspekulasi juga harus diiringi dengan langkah-langkah yang realistis dan tidak ceroboh terlebih dalam memasarkan produk.

5. Tidak langsung mulai dengan dana besar

Mendanai perusahaan merupakan hal terparah yang seringkali gagal dipahami para pemula bisnis. Langsung memulai usaha dengan modal besar merupakan langkah yang kurang tepat.

Meski memang benar, bisnis tersebut bisa membuat orang lain terpukau tapi hanya berlaku dalam jangka pendek. Mengambil langkah kecil saat memulai usaha bisa membantu Anda memperoleh keuntungan besar nantinya.

6. Membangun tim

Pendiri perusahaan harus berani mendelegasikan sebagian tugas pada karyawannya. Satu orang tak bisa melakukan berbagai hal yang bisa membuat bisnis jadi besar.

Tanpa tim kerja, perusahaan Anda tak bisa bergerak cepat karena semuanya harus melalui keputusan satu orang.

7. Para pengusaha sukses bermain dengan kekuatannya

Para pengusaha sukses adalah mereka yang berani menerima kekalahannya dan memuji serta memanfaatkan kekuatannya untuk berbisnis. Tindakan tersebut dapat membuatnya berkonsentrasi pada upaya-upaya terbaik yang bisa dilakukan.

Para pengusaha sukses tak akan terlalu sedih dengan segala kekurangannya. Hal ini mengingat dimana ada inovasi di situ ada pemimpi dan eksekutor mimpi saat seseorang bisa mengubahnya menjadi kenyataan.

8. Mengubah hambatan menjadi aset

Ungkapan mati satu tumbuh seribu memang terdengar klasik bahkan sebagian menganggapnya kuno. Namun para pengusaha sukses menerimanya sebagai suatu kebenaran. Apapun hambatannyam para pengusaha sukses selalu mampu mengubahnya menjadi jalan menuju keberhasilan.

Menerima segala hambatan sebagai aset yang berharga bisa membuat bisnis Anda semakin lancar. Hal ini karena Anda akan fokus pada masalah dan berupaya mengatasinya, bukan menghindarinya seperti yang biasa dilakukan banyak orang.

Mengatasi masalah hingga ke akarnya bisa membuat Anda melahirkan produk baru bahkan memperoleh pembelian dalam jumlah besar. (Sis/Nur) ,

Selasa, 15 Maret 2016

BERUBAH ATAU TERBAKAR

Hari ini salah satu bank terbesar di Belanda mem PHK 550 orang Tellernya,ini terjadi karena meningkatnya transaksi  online,bahkan Teller rencananya digantikan dengan robot, kemudian dihari yang sama Pengemudi  angkutan umum mengadakan demo besar-besaran di depan Balai Kota Pemrpov DKI,dengan alasan terjadinya persaingan yang  tidak sehat antara Angkutan resmi dan Angkutan via online,dengan dasar aplikasi online semua orang bisa mengangkut penumpang,tanpa mengajukan ijin resmi kepada Dishub. Ternyata pemesanan angkutan via online membuat tidak nyaman penghasilan angkutan resmi.

Pusat Grosir Terbesar di Indonesia, Tenabang, saat ini sudah mulai sepi,kios-kios yang harga sewanya pertahun hingga ratusan juta sudah tidak seramai dulu,pengunjung malas berkunjung karena penuh sesak,tempat terlalu luas,alasan paling utama karena bisa beli via online,tinggal buka web,pilih langsung klik dan pesan via online ngga perlu repot-repot.

Hari ini juga aplikasi online gratis yang menghubungkan antara agent property dengan Developer property di launching,namanya PROJEK,aplikasi ini terinspirasi dari GOJEK yang sudah mewabah di bumi pertiwi,sedehana aplikasi PROJEK dengan tagline EVERYBODY CAN SELL,ingin mengatakan bahwa semua orang bisa menjadi pedagang,penjual apapun profesi utamanya,cukup mengunduh aplikasinya dan ikuti instruksi yang ada,fee yang diterima oleh agent pun juga sudah tertera diaplikasi tersebut.

Fenomena yang terjadi saat ini didunia sudah mengalami perubahan,”Dunia semesta semakin mendekat,semakin menempel satu sama lain” kata Jenny M.Xue Kolumnis terkenal yang sering mengisi di kolom Tabloid Kontan,dunia digital marketing membawa orang semakin serasa lebih kenal,lebih dekat,lebih berani terbuka,lebih berani membangun personal branding.

Dan ternyata bukan hanya fenomena tetapi kenyataan yang akan dihadapi terus menerus,dari Dunia Iterasi yang selalu melakukan repetisi lanjut ke Dunia Innovasi dan sekarang dunia terdisrupsi,kata lainnya DOING THE NEW THING THAT MAKE THE OLD ONES OBSOLOTE,ini yang dijelaskan oleh Prof Rhenald Kasali saat launching Aplikasi PROJEK.

Fungsi karyawan yang hanya mencari nafkah berangkat pagi pulang malam,sedikit demi sedikit sudah tergantikan dengan disruption teknologi,peluang bisnis makin zigzag,makin lentur bak roller coaster,masyarakat “miskin modal” dengan ide brilliant bukan halangan mendapatkan penghasilan unlimite,dunia mengakui,angel investor bergerak smooth,they want origin idea yang memberikan solusi bagi dunia,ide tidak hanya mengalir dari para kapitalis ringkih tapi dari “anak muda” yang disebut Gen C (rhenal kasali mode on) yang melakukan gebrakan ide yang tak butuh tempat yang ajeg,cyber place is the new place mengkolaborasi ide,bahkan generasi Jelita(Jelang Lima Puluh Tahun)  pun nggak mau kalah,biar umur sudah Jelita,tapi ide2 masih “Muda”,Aplikasi PROJEK diendorse oleh mereka.

Prinsipnya sekarang kita dunia sudah berubah,secara nilai-nilai yang ajeg kita tetap harus pertahankan,tetapi perangkat ,tools,media yang ada harus sudah menjadi fokus kita kedepan,melek teknologi,mensinergikan ide dengan tools tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para entrepreneurs,ada banyak peluang-peluang make money dari disruption era ini,mental block bahwa menjadi karyawan pilihan yang paling nyaman untuk saat ini sebaiknya sudah mulai diubah,ke depan peran –peran pelayanan berulang-ulang sudah tergantikan,Gate Tol saja sdh pakai E-Money ,mungkin beberapa tahun kedepan petugas pintu Tol sudah menghilang.So apa yang harus kita lakukan ke depannya :

1. Merubah Mindset
Ubah pola pikir kita tentang dunia ini,kita hidup buat makan atau makan untuk hidup?nilai-nilai ketauhidan merubah mindset kita tentang hidup,kalau hidup hanya  bertujuan untuk menyambung hidup,tidak akan ada kemuliaan disitu,kata nabi : “Sebaik-baiknya manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi orang lain”,merubah mindset akan merubah persepsi kita tentang dunia,berbisnis adalah “MENCARI SOLUSI”. Membangun bisnis tujuannya memberikan solusi,Zack Zuckerberg membuat Facebook tujuannya ingin meng
hubungkan antara manusia satu dengan lainnya, dalam satu plattform yang sama,Google membuat mesin pencari ingin memudahkan orang dalam mengorek informasi,Aplikasi GOJEK dibuat ingin memudahkan orang dalam memesan kendaraan.Jadi ubah mindset kita tentang uang

2. Akrab dengan teknologi
Hari ini puluhan media sosial sudah bertebaran dijagat maya,dunia semakin dekat,menempel satu sama lain,sudah saatnya keluhan kita terhadap gadget yang makin “menggila” ini disudahi,belajar lah pelan-pelan bagaimana menggunakan medsos di lini online ini,pelajari baik-baik dan bijak,banyak training-training dadakan dari komunitas-komunitas yang bisa diikuti. Semakin cepat kita belajar semakin mudah kita memahami dunia ini.

3. Personal Branding
Make Your Own Idea,dunia yang serba menempel telah “menelanjangi semua orang” .konsisten dan komitmen satu-satunya jalan dalam meleverage personal branding,jadilah diri sendiri,eksplore dengan baik,fokus pada apa yang menjadi kelebihan,tebar aura positif,buat apa adanya.Training-training motivasi dapat menambah “energi postif; kita dalam menaikkan kepercayaan diri dan memelihara motivasi

4. Bussines Model
Disini letak leverage make money,mulai mencoba membangun ide-ide kreatif dalam mengeksplore ide,jadilah part of solution,dokumentasikan,perbaiki lakukan penetrasi,banyak belajar,banyak silaturahmi,banyak ide-ide yang keluar hingga Disruption Era tampak indah di depan mata.

5. Berkomunitas
Hari gini masih Jomblo??eeh masih bisnis sendiri-sendiri??? Zaman sekarang zaman kolaborasi,zaman partisipasi.Komunitas bisnis,komunitas ide,komunitas hobby merubah persepsi kita tentang mencari modal yang mahal itu.Contoh simpel saja : Ada kawan butuh modal untuk akuisisi lahan property ratusan juta,dengan membroadcast hitung2an modal,keuntungan dalam satu menit langsung anggota komunitas merespon untuk membiayai,ngga perlu presentasi yang serba ribet,sulit,atraktif. Hal ini terjadi karena barrier koginitif dan afektif sudah selesai,sehingga anggota langsung menyambut tanpa perlu banyak tanya. Dengan berkomunitas personal branding akan lebih mudah dibuat.

6. Jurus Marketing Langitan
Ingat..!! Aksi-aksi philantropis akan membuat kita semakin bijak,hummble,berdaya guna,berbagi tidak akan mengurangi porsi rejeki malah rezeki semakin menjadi-jadi.

7. Action-action-action
Jangan pernah bosan,hidup didunia hanya sekali,berikan yang terbaik kepada diri anda,orang sekitar,lingkungan hingga agama,bangsa dan negara. Lakukan aksi dan aksi,evaluasi,perbaharui diri,berfikir positif semoga Allah memudahkan langkah kita.


Sekelumit untuk berbagi,Selalu Bertindak Optimis,hati-hati dan Berusaha Sukses Dalam Kemuliaan.

Jumat, 11 Maret 2016

REZEKI ALLAH TAK KAN KEMANA.

Seorang ulama dari Suriah bercerita tentang do'a yg selalu ia lantunkan. Ia selalu mengucapkan do'a seperti berikut ini...

( ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺍﺭﺯﻗﻨﺎ ﻛﻤﺎ ﺗﺮﺯﻕ ﺍﻟﺒﻐﺎﺙ )

"Ya Allah, berilah aku rezeki sebagaimana Engkau memberi rezeki kepada bughats."

Apakah "bughats" itu...?
Dan bagaimana kisahnya...?

"Bughats" adalah anak burung gagak yg baru menetas. Burung gagak ketika mengerami telurnya akan menetas mengeluarkan anak yg disebut "bughats". Ketika sdh besar dia menjadi gagak (gurab).

Apa perbedaan antara bughats & gurab...?

Telah terbukti secara ilmiah, anak burung gagak ketika baru menetas warnanya bukan hitam seperti induknya, karena ia lahir tanpa bulu. Kulitnya berwarna putih.

Di saat induknya menyaksikannya, ia tidak terima itu anaknya, hingga ia tidak mau memberi makan dan minum, lalu mengintainya dari kejauhan saja.

Anak burung kecil malang yang baru keluar dari telur itu tidak mempunyai kemampuan untuk banyak bergerak, apalagi untuk terbang.
Lalu bagaimana ia makan dan minum...?

Allah Yang Maha Kuasa & Maha Pemberi Rezeki yang menanggung rezekinya, karena Dialah yang telah menciptakannya.

Allah menciptakan AROMA tertentu yang keluar dari tubuh anak gagak yang dapat mengundang datangnya serangga ke sarangnya.
Lalu berbagai macam ulat & serangga berdatangan sesuai dengan kebutuhan anak gagak, & ia pun memakannya...
Maa syaa Allah...

Keadaannya terus seperti itu sampai warnanya berubah menjadi hitam, karena bulunya sudah tumbuh.

Ketika itu barulah gagak mengetahui itu adalah anaknya & ia pun mau memberi makannya sampai tumbuh dewasa & bisa terbang mencari makan sendiri.
Secara otomatis aroma yg keluar dari tubuhnya pun hilang & serangga-serangga tidak berdatangan lagi ke sarangnya.
Dia-lah Allah Ar Razzaq Yang Maha Pemberi Rezeki...

"Kamilah yg membagi-bagikan penghidupan di antara mereka dalam kehidupan di dunia ini."
(QS. Az-Zukhruf : 32)

Rezekimu akan mendatangimu di mana pun kamu berada, sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam:

"Sesungguhnya Malaikat Jibril menghembuskan di dalam perasaanku bahwa seseorang tidak akan meninggal sampai sempurna seluruh rezekinya. Ketahuilah, takutlah kepada Allah, dan perindahlah caramu meminta kepada Allah. Jangan sampai keterlambatan rezeki membuatmu mencarinya dengan cara bermaksiat kepada Allah. Sesungguhnya tidak akan didapatkan sesuatu yang ada di sisi Allah kecuali dengan menta'atinya."

Makanya sebenarnya kurang pantas bila orang orang beriman berebut rejeki dan seringkali tidak mengindahkan halal haramnya?
Naudzubillah min dzalik...

Ya Allah, Engkau Pemberi dan Penjamin Rezeki, karuniakanlah kepada kami rezeki yg halal dan barokah.

Aamiin...

Wallahu a'lam...

==========
DR. Amr Khalid

Kamis, 03 Maret 2016

Pemahaman Rezeki dari dr. Aznan Lelo

Mantap pengetahuan Pak Dokter dibawah soal rezeki.

Aznan Lelo "Dokter Ikhlas tanpa papan nama": Dokter Mestinya Tak Boleh Pasang Tarif

Penulis: Feriansyah Nasution

Sebuah bangunan tua di kawasan Jln. Puri Medan, Kelurahan Komat, Kecamatan Medan Area, Medan Sumatera Utara, kerap didatangi orang-orang yang mengendarai becak, sepeda motor, hingga mobil. Mereka adalah pasien seorang dokter yang akrab disapa Buya. Nama lengkap sang dokter dengan deretan gelarnya adalah Prof. Dr. Aznan Lelo Ph.D, Sp.FK.

Di kediamannya itu, guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU) ini membuka praktik tanpa memasang papan nama, kepada pasiennya dia tidak memasang tarif. Pasien membayar jasa konsultasi dan obat racikannya sesuka hati. Resepnya untuk obat apotek pun terjangkau. Cukup fenomenal, kontras dengan umumnya dokter, apalagi di kota-kota besar.
Mengisi amplop sekehendak hati

Biasanya praktik buka pukul 17.00 WIB. Ada pasien yang datang dan mendaftar sejak siang kemudian pergi, banyak pula yang datang langsung mendaftar dan menunggu giliran. Ruang tunggu yang juga bagian dari garasi itu kadang dipenuhi pasien, sesuai giliran mereka masuk ke ruang praktik berukuran minimalis.

Di meja registrasi di ujung garasi itu disediakan amplop-amplop putih bergaris putih biru-merah. Pasien yang sudah sering datang tahu cara dan jumlah pengisian amplop untuk tarif "ikhlas hati" itu. Amplop yang sudah diisi dibawa masuk ke ruang praktik saat diperiksa, dan seusai pemeriksaan ditinggal di meja dr. Aznan. Bagi yang belum tahu dan menanyakan biaya, ada kalanya kena semprot kegusaran dan ketersinggungan Pak Dokter.

Kadang dr. Aznan memberikan obat hasil racikannya sendiri, kadang pula menuliskan resep. Obat-obat yang dipilihnya pun generik, bisa diperoleh di banyak apotek dengan harga terjangkau.
Andi (30), seorang kontraktor yang tinggal di Jln. Eka Rasmi, Kelurahan Gedung Johor Medan, yang datang dengan mobil APV putih, mengatakan, alasan utama membawa tiga anaknya ke dr. Aznan bukan hanya karena sang dokter tidak mematok tarif. Tapi ia betul-betul percaya pada kualitas dokter itu. Hari itu ketiga anaknya menderita batuk pilek.

"Tiga anak saya ini dulu punya penyakit kelenjar di leherny Dokter lain yang pernah saya datangi memvonis harus diambil tindakan medis. Tapi alhamdulillah, sama Buya tidak. Waktu itu pengobatannya selama enam bulan, dan radang kelenjar pada tiga anak saya sembuh," kata Andi.
Ia menuturkan, metode pengobatan yang dilakukan dr. Aznan sangat teratur dan bagus karena punya keahlian meracik obat. "kalau dokter lain resep obatnya mahal. Di sini obat yang diresepkan Biaya relatif terjangkau kita bisa dapat di apotek mana saja. Komposisi obatnya saya rasa sangat tepat, karena beliau sendiri ahli farmakologi,"

Sebagai pasien yang sudah sering berobat kepada dr. Aznan, Andi cukup tahu diri mengisi amplop. "Saya sewajarnyalah, apalagi kalau anak kita sudah sehat, maka kalau ada rezeki kita tambah, kalau tak ada ya ala kadarnya."

Ia menilai dokter Aznan juga rajin bersedekah. "karena sudah lama kenal, pernah juga membuka amplop dari pasien di depan saya. Saya lihat bahkan ada yang memberi Rp. 5.000. Pernah uang dari amplop pasien dibelikan durian untuk dimakan sama-sama, "ujarnya"

Membandingkan dr. Aznan dengan dokter lain, Andi berkomentar, "Waduh, kalau di luar sana, untuk dokter anak saja, sekali konsultasi bisa Rp. 200.000. Itu lain obat yang terkadang kan ada dokter yang komersil, diresepkan kepada kita brand tertentu yang susah kita cari, mau tidak mau kita beli dari apoteknya.

Pendapat senada diungkapkan Restu Manik, (30) warga Jln. Siriaon, Mandala By Pass, Medan. Restu, karyawan di PT Media Elektronik, mengaku pada 2005 divonis dokter THT (telinga hidung tenggorokan) mengidap polip pada hidungnya dan harus menjalani operasi kecil.

Dari temannya ia tahu praktik dokter Aznan, kemudian dia datangi. "Alhamdulillah, setelah minum obat resep dari Buya, polipku sembuh dalam empat bulan."

Dari pengalamannya berobat ke dr. Aznan, Restu menceritakan pasien datang dari pelbagai tempat. Dari Aceh, Padang Sidimpuan, Rantau Prapat, dsb.

"ada pasien dimrahi. Dia nanya berapa biaya berobatnya, terus kena sental (dimarahi) sama Buya, "udah gak usa bayar aja, kata Buya, " cerita Restu.

Menurut pengakuan Restu, sekali berobat ia memasukkan Rp. 25 ribu, kadang Rp. 30 ribu dalam amplop. "beginilah dokter yang kita inginkan, arif, bijaksana dan tidak komersil."

Belum punya rumah

Apa motivasi sang profeser doktor tidak mematok biaya konsultasi, mengingat dari pengakuannya, dia tidak punya rumah sendiri?
Memang ada satu rumah BTN yang dibelinya secara kredit sejak 1981 di kawasan Johor, tapi tidak sempat ia nikmati. "Oh, aku sampai sekarang tak punya rumah, biar kau tahu. Ini rumah mertuaku, yang ada di kampus USU itu kan rumahnya USU. Adapun rumah BTN yang dulu kucicil dari RISPA, tak sempat kunikmati karena disewakan," ujar Aznan.

Aznan yang tak terlalu bernafsu memikirkan harta duniawi. Prinsip hidupnya sederhana, "Aku yang penting tak ada utang, itu saja prinsipku."

Prinsip itu telah tertanam di dalam dirinya sejak kecil. Hingga dewasa, prinsip itu terus dia pegang menjadi keyakinan. "Allah sudah mengatakan bahwa dia itu Arrahman Arrahim (Maha Pengasih dan Maha Penyayang) dan Allah Khairurrazikin (pemberi rezeki yang paling canggih, palking baik, tak ada duaNya). Dari kecil sudah disampaikan dan hingga sekarang masuk di otakku, masuk di keyakinanku, bahwa langkah, rezeki, pertemuan, maut, hanya Allah yang tahu. Aku tak tahu Allah itu telah mempersiapkan berapa banyak rezeki samaku dan seberapa untuk kau. Dan aku tidak akan mati, kau juga tidak akan mati sebelum rezeki yang diberi Allah itu kita habiskan," kata ayah tiga anak yang makin yakin dengan jalan pelayanan yang dia tempuh sepulang meraih gelar Ph.D. di Australia pada 1987.

Dituding ekstrimis

Sebelum berangkat ke Australia sekitar 1983, Aznan menghadapi tantangan yang cukup besar. Ia dicekal pemerintah, tidak boleh ke luar negeri karena dituding sebagai ekstrimis.

"Dari tahun 1980 sudah ada panggilan agar aku berangkat ke Australia untuk mengambil Ph.D. Tapi ternyata di negeriku yang amat sangat tercinta ini, aku disebut ekstrimis. Aku kena cekal, dikatakan Islam ekstrimis, sama waktu itu dengan orang-orang yang tidak boleh berpergian ke luar negeri," kisahnya.

Aznan sempat patah arang untuk belajar ke Australia. Namun, setelah ia meminta nasihat kepada ustaz, optimismenya muncul lagi. "kata ustaz, "tak beriman kau Aznan, andaikata rezeki itu memang disiapkan untuk kau ke sana (Australia). Itu artinya kau akan sampai, walaupun kau kesana naik kereta api," katanya mengenang.

"Berarti, kalau memang ada rezekiku di Australia, artinya aku akan tetap sampai kesana. Kalau ada sepiring nasiku di sana , aku harus sampai kesana untuk menghabiskan sepiring nasi tadi,": tegasnya.

Hikmah yang dipetik dari pengalaman itu, lanjut Aznan, dalam kehidupan ini manusia tak usah selalu heboh. Sebab pada dasarnya rezeki masing-masing orang sudah ditentukan Yang Maha Esa. "Tak perlu heboh kali, buka praktik di sana-sini. Sudah, kerja ajalah yang baik. Apa kerja kau, wartawan, berprofesilah kau sebagai wartawan. Aku dokter, berprofesilah aku sebagai dokter. Jangan nanti penampilan ustaz, tapi tujuannya ngambil duit, penampilan wartawan tujuannya ngambil duit, penampilan dokter tujuannya ngambil duit, guru ngambil duit, polisi ngambil duit, hakim ngambil duit, pengacara ngambil duit. Itu salah!"

Dokter bagi aznan, adalah profesi yang tidak boleh menetapkan tarif jasa pembayaran. Sama halnya seperti dua profesi lainnya, yakni pengacara dan guru. "Yang datang ke pengacara itu kan orang meminta nasihat, datang ke guru karena orang mau belajar, datang ke dokter karena orang mau minta pengobatan. Jangan dibilang, eh sudah kutolong kau, mana duitnya. Itu tidak boleh. Terkecuali karena ilmu kita dia pintar lalu dia kaya, terus dia memberikan sesuatu tidak kita minta, boleh.

Jadi, tiga profesi ini mestinya tak boleh membuat tarif," katanya.

Aznan mengaku pasti, prinsip dia diragukan orang. Bagaimana ia membiayai hidup keluarga dan menyekolahkan anaknya hingga ketiga anaknya meraih sarjana?

"kan bingung juga kau, kok bisa hidup dokter, punya isteri, anak sarjana semua, dua orang jadi dokter dan satu sarjana hukum. Berdagang rupanya dokter? Kau tanya semua orang aku tak ada berdagang. Aku dosen, makin tak bisa aku minta duit sama muridku. Lalu dari mana? Oh itu semua buah kasih. Bagaimana bentuknya, ya macam-macam, seperti orang mengucapkan terima kasih," katanya.

Praktik hingga dinihari

Praktik dokter Aznan aelalu dipadati pasien yang jumlahnya mencapai ratusan. Akibatnya ia sering harus membuka praktik hingga dini hari, terkadang sampai pukul 01.30. Tentu sang profesor dibantu beberapa mahasiswanya yang sedang coass (magang dokter).

Setiap pasien yang akan masuk ruang praktik dipanggil oleh coass, terkadang isteri Aznan, Yanti, juga turut memanggil. Di dalam ruang praktik yang leluasa dilihat, rata-rata pasien diperiksa sekitar 5-15 menit. "minimal sehari 30 pasien. Nggak ada saya pun 30 paling sedikit. Kalau saya ke luar kota, bila ada kejadian yang sulit, anak saya yang dokter bisa menghubungi saya. Pasien juga bisa bertanya langsung melalui telepon," kata Aznan.

Selain datang dari pelbagai daerah, pasien dr. Aznan juga beraneka jenis kelamin, tingkat usia, suku bangsa, dan agama. Bahkan seorang biarawati Belanda pernah menjadi pasiennya. Soal bayarannya, Aznan mengatakan tidak penting. Dia bilang, "Kalau dia mau datang jauh-jauh jumpai aku, berarti kan dia menghormati aku. Bisa rupanya dibayar penghormatan itu?"

Kembali ke soal bayaran seikhlasnya tadi, dengan ekspresi datar Aznan mengatakan, "Ada Rp. 5.000, lima ratus rupiah pun ada, yang kosong juga ada."

Apakah tidak merasa sakit hati dengan amplop kosong itu? "Sama siapa aku harus sakit hati? Nggak mungkin. Bisa rupanya kutandai amplop ini dari si anu, ini dari si anu dari begitu banyaknya amplop tadi?" ia tersenyum.

Namun Aznan mewanti-wanti tindakannya tidak perlu dicontoh oleh dokter lain. "Kalau aku boleh kasih nasihat sama kawan-kawan dokter, jangan tiru aku. Kalau pun mau kan sudah kujelaskan tadi, bahwa harus yakin dulu dengan ke-Islaman. Bahwa Islam itu rahmatan lil `aalamin

Jumat, 26 Februari 2016

Strategi Bisnis dibalik Doa Bebas Hutang - part 2

CEO Words
Rabu, 17 Februari 2016

Melanjutkan tulisan Saya yang kemarin. Kali ini kita akan membahas bait kedua dari doa bebas hutang.

Pada bait pertama, doa ini berbunyi :

Allahumma inni a'udzubika minal hammi wal hazani

Ya Allah, aku berlindung dari kegundahan dan kesedihan.

Di bait kedua, dilanjutkan dengan :

Wa a'udzubika minal 'ajzi wal kasali

Dan aku berlindung dari rasa lemah dan rasa malas.

Maka, pada pembahasan kali ini, kita akan berfokus pada dua hal ini : kelemahan dan kemalasan.

*****

Menyimak doa ini, kita akan memahami bagaimana sebenarnya seseorang bisa terbebas dari hutang atau mencapai apa yang Ia targetkan. Pada tulisan kemarin, Saya sudah membahas bahwa proses berjuang melunasi hutang sangatlah mirip dengan proses bisnis, dimana seseorang dituntut untuk menghasilkan pemasukan yang besar.

Pertama-tama, seseorang harus mengatasi rasa gundah dan sedihnya terlebih dahulu. Maka doanya berbunyi hammi wal hazani.

Kemudian, setelah selesai pada level ketenangan jiwa, seseorang harus mampu bergerak. Maka ia harus mengatasi perasaan lemah dan malasnya. Secara sederhana, dia sudah tenang, tapi jika tenang saja tanpa bergerak, masalah tidak akan selesai.

Lalu pada bait ketiga, "aku berlindung dari kepengecutan dan kebakhilan" - jubni wal bukhli. Dahsyatnya Doa ini, doa ini menuntun seseorang agar tidak hanya bergerak menyelesaikan permasalahan dirinya, namun juga bergerak membantu orang lain. Bait ketiga ini akan kita bahas esok hari.

Kali ini kita akan berfokus membahas langkah kedua.

*****

Saya mengasumsikan, sahabat Ziders telah membaca tulisan Saya di hari kemarin. Anggaplah sekarang kita telah tenang, kita telah mampu melewati kegundahan dan kesedihan kita. Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang?

BERGERAK!

Permasalah hutang yang begitu menekan atau target bisnis yang begitu dahsyat terkadang membuat seseorang berada pada perasaan "lemah". Ada jarak yang menganga antara cita-cita dan realita.

Kita terkadang mencitakan lunas hutang, tetapi fikiran tidak mampu menjangkaunya, jejaring terbatas, kemampuan tak ada. Akhirnya kita terjebak pada perasaan lemah.

Hebatnya Doa ini, doa ini menggabungkan rasa lemah dan malas, karena itulah algoritma ini terjadi : Setelah seseorang merasa lemah, ia akan merasa malas.

Kita yang merasa lemah akan mudah enggan melaksanakan sesuatu. Inginnya tidur, lari dari kenyataan, menutup diri, dan ini adalah fase berbahaya bagi seseorang yang sedang berjuang. Termasuk dalam bisnis.

Maka doa ini mengajarkan kita agar berlindung dari rasa lemah dan malas. Dan mentransformasikan kedua perasaan itu menjadi perasaan mampu dan giat.

Catatan penting, kita bukan diminta untuk merasa kuat, karena kekuatan hanya milik Allah. La haula wa la quwwata illa billah. Tidak ada kekuatan kecuali kecuali kekuatan dari Allah.

Yang harus kita bangun adalah keyakinan bahwa ad Zat yang dapat memampukan, ada Zat yang dapat menguatkan, ada Zat yang dapat membuat kita bisa melakukan hal yang menurut kita mustahil untuk dilakukan : Allah.

Maka obatilah rasa lemah kita dengan ilmu akan Allah dan keimanan padanya. Sampai saat ini, Saya sulit berfikir, bagaimana seorang atheist dapat menjalankan bisnis dengan tangguh. Saya akui bahwa banyak atheist yang berbisnis, namun Saya tak mampu menyelami betapa berat tekanan hidupnya.

Bagi Theist atau orang yang beriman, kita menyadari diri kita lemah, Namun Allah Maha Kuat. Kita menyadari bahwa jejaring kita terbatas, tetapi kita harus meyakini bahwa Allah mampu mempertemukan kita dengan siapa saja. Kita menyadari bahwa modal kita terbatas, tetapi kita harus menyadari bahwa Allah tak terbatas modalnya. Lahu ma mirotsussamawati wa ma fil ardh, di tanganNyalah segala perbendaharaan kekayaan langit dan bumi. Seisi alam semesta.

Perasaan akan "dimampukan" ini akan membuat kita dapat mengatasi perasaan selanjutnya : "malas".

Jika kita sudah membuka kemungkinan bahwa target kita insyaAllah tercapai, maka fisik akan relatif lebih ringan bergerak.

*****

Sahabat, dari paparan spritual Saya akan turun pada paparan bisnis di lapangan.

Saya banyak menemukan orang-orang yang tidak mau membuka diri. Saya meyakini bahwa mereka sedang terjebak dalam kelemahan dan kemalasan.

Respon-respon jawabannya senada ...

"Kang Rendy enak, pinter ngomong, nah saya?"

"Kang Rendy enak temennya banyak, nah saya?"

"Ya itu kan elu rend, gw mah beda, gak bakalan rend.."

Mulai saat ini, cobalah membangun kesempatan di hati, bahwa segala sesuatu itu mungkin.

Saya memohon kepada Anda yang tertaqdir bertemu tulisan saya, berhentilah mengurung diri, berhentilah mengumpat diri dan berhentilah memaku diri. Bergeraklah seperti air sungai yang mensucikan, jangan diam seperti air peceran. Maaf ya. Nusuk.

Bergerak itu membuka kesempatan demi kesempatan. Mulailah bertemu dengan banyak orang. Jika tidak bisa hadir pada seminar berbayar, datanglah pada temu-temu positif, bergaulah dengan orang-orang positif. InsyaAllah Anda akan sembuh dari rasa lemah dan malas.

Mari, bukalah kesempatan dengan bergerak. Sayangi diri Anda, teman-teman yang menginginkan kebaikan hidup untuk Anda. Orang tua yang menunggu baiknya kehidupan Anda.


Artikel Terkait :

Strategi Bisnis dibalik Doa Bebas Hutang - part 1


Strategi Bisnis dibalik Doa Bebas Hutang - part 1

CEO Words
Selasa, 16 Februari 2016

Abu Umamah tersedu diluar waktu sholat. Memaku diri di pojok masjid. Lalu Rasul pun tak sengaja melihatnya dan bertanya, apa gerangan yang membuat Abu Umamah bersedih hati.

"Hutang ya Rasulullah, Hutang.." jawab Abu Umamah penuh gundah.

Maka Rasul pun berkata "maukah engkau kuajarkan sebuah doa, yang apabila kau baca di pagi dan petang, maka Allah akan melunasi hutang-hutangmu..."

Tentulah Abu Umamah langsung menyambutnya,

Terhadir Doa pada 14 abad yang lalu, atas sebab masalah Abu Umamah ...

اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ , وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ , وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ , وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ

Allahuma inni a’udzubika minal hammi wal hazani wa a’udzubika minal ajzi wal kasali wa a’udzubika min ghalabatid dayni wa qahrir rijaali.

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kegelisahan dan kesedihan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan. Dan aku berlindung kepada-Mu dari kebakhilan dan sifat pengecut. Dan aku berlindung kepada-Mu dari terjerat hutang dan ketertindasan.” (Riwayat Abu Dawud)

*****

Doa tersebut dapat kita temukan dalam berbagai rangkaian dzikir. Sebuah doa yang cukup familiar dikalangan ummat Islam.

Berbicara tentang melunasi hutang, sebenarnya berbicara tentang bagaimana menghadirkan pemasukan lebih besar daripada kebutuhan hidup, untuk kemudian kita dapat menyelesaikan hutang yang kita miliki.

Bisnis sebenarnya memiliki kaidah yang sama. Penerimaaan dari transaksi penjualan, harus melebihi cost operasional dan berbagai biaya terkait yang ada. Barulah hadir profit. Dan dari profit inilah kita dapat memperbanyak modal bisnis atau melunasi hutang yang ada.

Disinilah Saya menemukan titik temu antara proses mengejar pembayaran hutang dan proses bisnis. Keduanya hampir memiliki tujuan dan target yang sama : pemasukan besar.

*****

Jika kita meresapi kembali doa bebas Hutang, maka kita akan menemukan kode-kode rahasia dari pertumbuhan kehidupan seseorang.

Walau sebab hadirnya doa ini adalah kasus hutang, namun permasalahan hutang tersebut terucap pada bait doa keempat. Tiga bait pertama dari doa bebas hutang ini berbicara hal-hal diluar hutang. Inilah hal yang jarang disadari.

Mari kita bahas satu persatu,

1. Berlindung dari hamm (gundah) dan hazan (sedih)

Doa ini diawali dengan permohonan berlindung dari kegundahan dan kesedihan. Hal ini menuntun kita pada sebuah pemahaman penting bahwa gundah dan sedih adalah penghalang produktifitas.

Hamm atau gundah adalah gemuruh gelisah di hati. Pebisnis yang menjalankan bisnisnya dengan kegelisahaan seperti seseorang yang berkendara didalam kabut tebal. Ia akan sulit melihat jalan secara jelas. Kegelisahan bukan hanya disebabkan oleh hutang, bisa jadi oleh luka masa lalu, kekecewaan, kemarahan dan banyak emosi negatif lainnya.

Makadari itu, ketika Anda sudah berniat bahkan sedang menjalankan bisnis. Sering-seringlah memohon sakinah didalam hati. Dan bermohonlah agar kegundah tidak menggelayut di dalam hati Anda.

Doa ini seakan mengajarkan kepada kita agar membereskan masalah hati kita terlebih dahulu, baru melangkah dengan baik. Hindarkanlah kegelisahan, karena Allah selalu membersamai hambaNya. Hapuslah kegelisahan dengan meyakini bahwa Allahlah yang menggenggam masalah beserta jalan keluarnya.

Berikutnya adalah hazan. Kesedihan ternyata menurunkan motorik hingga 40% lebih. Orang sedih cenderung tidak sigap, lunglai dan tak ber-energi. Kesedihan juga menurunkan kecepatan berfikir. Hal ini tentu menghambat produktifitas Anda.

Hazan atau sedih adalah sebuah sikap tidak menerima apa yang sudah terjadi. Kata hazan biasa disandingkan dengan khauf atau khawatir. Bedanya dengan hazan, khauf adalah khawatir atas apa yang akan terjadi.

Banyak diantara pebisnis yang masih menyimpan "hazan" didalam dirinya. Ada yang tidak terima dengan apa yang sudah terjadi, cenderung menyesali berlebihan, bahkan selalu berandai-andai agar ia bisa mengulangi hidupnya. Dan yang paling parah adalah sikap menyalahkan taqdir atas apa yang terjadi hari ini.

Maka sangatlah jelas, kesedihan haruslah hilang dari hati Anda. Disinilah pentingnya bersyukur. Disinilah pentingnya melakukan reframing atas apa yang terjadi. Disinilah pentingnya kita memohon Allah membahagiakan hati kita.

Alhamdulillah, banyak hutang, mungkin ini cara Allah gugurkan dosa-dosa dan pacu Saya menjadi lebih ptoduktif.

Alhamdulillah, ketemu supplier yang tidak amanah, mungkin ini pelajaran agar terus perbaiki sistem purchasing atau sistem kontrol yang baik.

Alhamdulillah, Allah Maha Penyayang, masalah sebegini berat, Saya masih diberi kesempatan jualan, masih diberi kesempatan bergerak.

Yuk.. hapus kesedihan.

*****

Ziders yang disayangi Allah. InsyaAllah tulisan ini akan Saya buat 3 part. Belajarnya pelan-pelan. Jadi gak kaget.

Menurut Saya, inilah PR besar bagi seorang pebisnis. Terkadang solusi itu bukan pada canggihnya cara bisnis atau hebatnya strategi. Terkadang solusi bisnis itu hadir dari ketenangan bathin, kejernihan jiwa dan hati yang terus bersyukur.

Sebelum biacara strategi, tanyakan pada batin kita, apakah kita dalam kondisi gundah? apakah kita dalam kondisi sedih? Apakah kesedihan kita ini adalah sedih taqorub ataukah sedih kufur nikmat?

Tak ada gerak positif yang terjadi didalam kekeruhan. Tak ada cahaya jiwa yang memancar dari kesedihan.

"Percuma mobil mantep, kalo kaca depannya kotor, pekat berdebu. Itulah hati, sebagaimana pun lebarnya jalan, jika kaca depan kotor, jalan tetap tidak kelihatan" - Aa' Gym

Saling mendoakan ya Ziders,

Rendy Saputra
CEO KeKe Group

#ZidClub160216


Artikel Terkait :

Strategi Bisnis dibalik Doa Bebas Hutang - part 2



.

Rabu, 17 Februari 2016

NLP Dan Penjualan

Sambil menunggu pesawat boarding menuju ke Padang, saya tulis artikel ini .

Dalam pelatihan yang saya bawakan, peserta yang datang awal dan menunggu acara dibuka biasanya akan saya putarkan film “GAG Only Joking” atau film seperti “Mr. Bean”. Tentunya Anda semua pernah menonton semacam itu, lucu sekali adahal nyaris tanpa kata-kata. Film itu mampu mengocok perut kita sekalipun hanya berisi adonan alur cerita diiringi musik dan gumaman suara yang tidak jelas.

– Dari mana pesan lucu itu dikirimkan?

– Bagaimana kita bisa mengerti atau menangkap pesan yang mereka maksudkan?

– Apakah ini berarti bahwa kita bisa berkomunikasi tanpa kata-kata?

Memang demikianlah, ternyata pesan dan makna bisa disampaikan tanpa menggunakan kata-kata. Inilah yang disebut bahasa tubuh yaitu gerakan tubuh, ekspresi dan lain-lain yang mengirimkan pesan pada kita tanpa menggunakan kata-kata.

Bagi yang sudah ikut pelatihan Persuasive Selling  With NLP, pasti masih ingat pada teknik 3 V, yakni Verbal, Vocal, Visual. Yakni melipatgandakan kekuatan kata-kata dengan menggunakan 3 V sekaligus : Verbal (pilihan kata-kata yang tepat), Vocal (intonasi), dan Visual (bahasa tubuh).

Film Mr. Bean menunjukkan pada kita mengenai komponen Visual (bahasa tubuh), nah bagaimana dengan komponen Vocal (intonasi) dalam penyampaian pesan?

Coba kita ingat saat-saat anda masih pengantin baru, lantas pasangan anda kelihatan merajuk. Sebagai pasangan yang baik kita berusaha memperbaiki situasi dengan bertanya padanya “Lho, kamu kenapa kok cemberut gitu say…?”Lantas  isteri anda menjawab “Nggak kenapa-napa kok!!!”. Nah lu!

Secara verbal, ia mengatakan “gak kenapa-napa”, tapi anda menyadari bahwa ia marah dari dua hal, pertama bahasa tubuhnya kelihatan merajuk, dan intonasi suara yang dipergunakan kedengaran ketus atau judes.

Pada saat itu  anda bisa menilai seberapa marah isteri anda berdasarkan judesnya intonasi yang dipakainya. Jika dalam perhitungan kita intonasinya masih wajar, maka biasanya dibiarkan saja. Di sinilah terasa bahwa intonasi amat berperan dalam membentuk makna.

BAHASA TUBUH DALAM PENJUALAN

Bagi seorang penjual / frontliner sangatlah penting untuk menguasai ilmu bahasa tubuh dalam meningkatkan jumlah penjualannya. Setidaknya ada dua kegunaan mempelajari bahasa tubuh :

1. Perbaiki bahasa tubuh kita selaku frontliner, agar lebih persuasif.

Bahasa tubuh harus dipergunakan secara selaras dengan kata-kata yang digunakan. Misalnya, saat menjelaskan suatu produk tangannya bergerak-gerak tidak beraturan sama sekali. Gerakannyapun tidak ada konsistensi, kadang ia menjelaskan sesuatu dengan tangan kanan, sejurus kemudian saat menjawab pertanyaan mengenai hal sama ia mempergunakan tangan kiri. Lambat laun pembeli akan cenderung mengabaikan gerakan tangannya, karena terlihat tidak ada relevansi dengan pesan. Artinya si frontliner tengah menyia-nyiakan kegunaan dari alat komunikasi yang dahsyat ini.

Salah satu teknik rahasia NLP ada yang disebut sebagai “subtle pointing”, yang berarti menunjuk secara tidak kentara. Yakni pada saat kita bicara segala sesuatu yang baik, hebat, menarik, positif, dan seterusnya, maka gunakan salah satu jari tangan Anda untuk menunjuk objek yang dijual. Nah, cara menunjuknya harus terlihat seperti tidak sengaja (unintended) dan tidak terlalu kentara. Tekniknya dengan cara mata kita tidak melihat tangan kita yang sedang menunjuk, dan gerakan tangan seperti mengalir wajar saja.

Akibat teknik itu, pikiran bawah sadar calon pembeli akan mengenali adanya asosiasi bawah sadar antara kata “bagus, baik, hebat dan seterusnya” itu dengan produk kita. Ingat di sini kita menggunakan komunikasi bawah sadar, bukan komunikasi dengan pikiran sadar. Sebab kalau kita menggunakan komunikasi sadar, maka pembeli akan mikir “terang aja Lu bilang bagus, lha yang jual juga Lu sendiri.” Kalau kita memakai komunikasi sadar, maka yang dilakukan sebaliknya, tangan kita akan menunjuk dengan jelas pada produk yang kita jual sambil mengatakan “Produk yang ini bagus pak, keren, dan seterusnya”

2. Amati bahasa tubuh calon customer untuk bisa “membaca” pikirann

Amati bahasa tubuh calon customer untuk bisa “membaca” pikirannya.

Dalam NLP ada istilah “callibration” (kalibrasi), yakni proses mengamati kondisi fisiologis seseorang untuk membuat ukuran secara spesifik bagaimana kondisi pikirannya saat itu.

Kalibrasi ini dilakukan dengan memberikan pertanyaan pemancing untuk mengakses memori tertentu dalam pikirannya sehingga pembeli masuk pada state of mind yang diinginkan. Misalkan : “Pak, kapan terakhir kalinya Anda membeli produk dan puas, bisa dijelaskan?”. Pada saat calon pembeli menjawab, lakukan pengamatan pada kondisi fisiologisnya, cari perbedaan antara kondisi normal dan kondisi ini (puas membeli).

Nah, lakukan juga kalibrasi pada saat ia tidak puas, misal dengan menanyakan pembelian apa yang pernah disesali. Lihat dan ukur perbedaan fisiologisnya. Dengan demikian Anda sudah punya dua alat ukur : (1). Kondisi fisiologis (observable) saat ia puas, dan (2). Kondisi Fisiologis saat ia tidak puas.

Jelas dalam konteks ini kaibrasi melangkah lebih jauh dibandingkan teori-teori bahasa tubuh (non verbal biasa), karena Anda melakukan pengukuran secara spesifik pada diri seseorang, bukan pukul rata bagi setiap orang.

Saat Anda “menggiring” pembicaraan ke arah closing (penutupan), gunakan alat ukur tadi untuk menilai apakah situasi internalnya sudah cocok/siap untuk dilakukan closing.

INTONASI DALAM PENJUALAN

Semua dari kita pernah mengalami peristiwa yang mengesankan, yang membuat antusias untuk bercerita pada orang lain. Nah, coba diingat-ingat bagaimana cara kita menceritakan peristiwa yang berkesan dan membuat antusias? Ciri termudah yang kita kenali adalah dari intonasi yang kita gunakan, biasanya kitapun akan menceritakan dengan nada bersemangat, antusias, meledak-ledak penuh penekanan di sana sini.

Kadang saya merasa aneh saat melihat seorang frontliner yang tengah menjelaskan suatu produk secara monoton, suara lemah dan datar. Entah ia sudah capek jualan, mungkin dia cuman karyawan yang bekerja terpaksa daripada nganggur, atau yang lagi kesal ama bossnya. Namun saya sering ketemu sikap seperti itu juga yang dilakukan oleh penjaga yang sebenarnya adalah pemilik toko itu sendiri. Aduh kasian deh, saya jadi ingat pepatah China kuno “Jika nggak bisa senyum jangan buka toko”.

Saat seorang pembeli minta informasi produk pada frontliner, dan dijawab dengan datar, lemah, monoton, maka pembeli akan ¡§menangkap¡¨ pesan bahwa penjual sendiri juga punya perasaan datar, bosan dan tidak tertarik pada produk itu.

Ingat suatu motto dalam NLP “We go first!”, yang artinya “Kita yang lakukan lebih dulu, baru orang lain akan ikut-ikutan”. Jika kita ingin pelanggan semangat dan antusias pada produk, tunjukkan bahwa kita antusias pada produk. Intonasi yang kita gunakan saat mempromosikan suatu produk haruslah mencerminkan situasi bahwa produk ini bagus, menarik untuk dimiliki, rugi jika nggak membeli. Proyeksikan kesan itu dalam intonasi suara anda. Berlatih mengenali seperti apa intonasi suara yang akan membuat pendengar Anda berpikir kata-kata itu penting, intonasi yang membuat pelanggan lebih percaya dan seterusnya.

Sebagai penutup, sejarah mencatat, Bung Karno tokoh kharismatis dan diangggap memiliki bakat berbicara, ternyata saat masih muda di Bandung berlatih berpidato di depan cermin. Jadi tidak ada orang dilahirkan langsung bisa menjual, rajin berlatih akan menjadikan kita mendekati kesempurnaan.

Eliyati Bahri

Kuat dalam Keuangan

" Orang yg kuat dalam hal keuangan, maka اَللّهُ  tidak akan menguji dengan masalah keuangan " Ustadz Rahmat Abdullah.

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹

Ikhwahfillah, demikian pentingnya kita kuat dalam hal keuangan ini,  sehingga Alm Ustadz Rahmat mewasiatkan hal demikian. Demikian pula hasil penelitian terhadap orang-orang yg kaya, ternyata mereka adalah orang-orang yg cerdas dalam hal keuangan. Untuk itu sangat urgen buat seorang al akh untuk mempelajari tentang bagaimana cara cerdas dalam hal keuangan ini.

Berikut ini adalah cara bagaimana untuk mengelola keuangan yg disampaikan Bpk Heppy Trenggono, seorang pengusaha nasional, yg giat mengkampanyekan beli Indonesia :
1. 10 % dari penghasilan untuk sedekah.
2. 10 % dari penghasilan untuk tabungan investasi.
3. Secukupnya Belanja buat keluarga
4. Membayar cicilan dan keperluan lain-lain.

Kita bahas dulu satu persatu.
Kenapa kita perlu bersedekah 10%, karena inilah tabungan buat hari ahir kita dan sedekah ini telah اَللّهُ  janjikan akan dibalas 10-700 x lipat sesuai dengan kehendak اَللّهُ . Sedekah inilah yg akan menjaga usaha kita, اَللّهُ  akan lindungi kita dari musibah, bala bencana dan penyakit.

Kedua kenapa kita perlu menabung 10% buat tabungan investasi? Karena ini untuk masa depan kita. 10% nilainya kecil kalau dihitung perbulan, tapi saat dikumpulkan dalam 5 tahun, ini akan luar biasa jumlahnya, akan bisa untuk membuat usaha baru atau investasi dalam berbentuk aset.

Ketiga, secukupnya buat keluarga, ini untuk penjagaan saat sekarang, agar keluarga terpenuhi sehingga keluarga bisa tenang dan tentram. Saat tenang, saat itu pula seorang pengusaha bisa berpikir logis dan terarah.

Keempat, sisa dari 3 point diatas untuk membeli keperluan-keperluan lain ataupun buat membayar cicilan pribadi dan lain-lain.

Demikianlah cara cerdas untuk mengelola keuangan, dan yg terpenting adalah disiplin untuk melaksanakannya. Karena apalah artinya pengetahuan tanpa diiringi amal-amal yg nyata, mungutip nasehat imam Syahid Hasan Albanna.

Oya, terahir, untuk melaksanakan point-point diatas, ada contoh sederhana dari seorang sahabat yg telah sukses dalam usahanya. Beliau mencari kaleng susu bekas, kemudian menutup atasnya dan melobangi, membuat kencleng-kencleng buat poit-point diatas. Ini istiqomah beliau lakukan sehingga اَللّهُ  kuatkan beliau dalam  hal finansial. Demikianlah, semoga bermanfaat.

Uhibbukumfillah

🌿🌺🍂🍀🌼🍄🌷🍁🌹

Sekretariat Genpro Bandung Raya.

Selasa, 09 Februari 2016

RAHASIA DIBALIK DOA NABI YUNUS - Sebuah Ibroh untuk Pebisnis -

by :
Rendy Saputra
CEO KeKe Group
www.keke.co.id

Jalan para pebisnis adalah jalan yang penuh liku. Tak hanya liku, jalan para pebisnis juga berhiaskan jurang dikanan dan dikiri. Tak sedikit pebisnis yang harus terjerambab dalam jurang yang dalam lagi gelap.

Semua bisa saja terjadi. Itulah bisnis. Bisa saja realita tidak berjalan sesuai rencana. Bisa saja ada satu dua pihak yang secara tidak langsung menjadi biang masalah. Ada invoice yang tak terbayar, ada penalti yang tiba-tiba harus kita bayar, ada kehilangan barang ditengah ekspedisi, ada pemasukan yang tidak sesuai perencanaan, padahal jadwal pengembalian pinjaman terus menghantui.

Gelap... gelap... dan gelap.

Berbicara tentang kegelapan, ada sebuah kisah Nabi yang harus melewati episode kegelapan. Dialah Nabi Yunus 'alaihissalam. Seorang Nabi yang "gagal" bersabar mendakwahi ummatnya, pergi berlayar keluar kampungnya, kemudian harus terpilih untuk dibuang dilaut agar mengurangi beban kapal yang oleng, ditelan paus, lalu terjebak dalam gelap yang panjang. (QS Ash-Shofat: 139-148)

Para mufasirin menyebut apa yang dialami Nabi Yunus sebagai tiga lapis kegelapan:

1. Gelapnya perut ikan
2. Gelapnya lautan
3  Gelapnya Malam

Kejadian ini membuat Nabi Yunus AS tersadar akan kesalahannya. Beliau kemudian bertaubat dengan sangat. Memuji Allah, kemudian mengakui kesalahan diri.

Paus itu kemudian diperintahkan Allah untuk merapat ke tepi pulau. Disanalah Nabi Yunus dimuntahkan. Di tepi pulau tersebut, terdapat tanaman buah yang menyehatkan. Lalu sekembalinya Nabi Yunus AS ke kaumnya, ternyata mereka sudah beriman.

Sangat menarik. Taubat Nabi Yunus AS bukan hanya mengeluarkan Nabi Yunus dari kegelapan perut ikan, namun Allah juga membuat kaumnya beriman, tanpa harus Nabi Yunus lelah berdakwah. Allah seakan memberi solusi berganda atas berbagai masalah sekaligus.

Yang menjadi pertanyaan besar kita, doa apakah yang diucapkan oleh Nabi Yunus 'alaihissalam?

Doa tersebut diabadikan didalam Al Qur'an pada surah Al Anbiya ayat 87:

وَذَا ٱلنُّونِ إِذ ذَّهَبَ مُغَـٰضِبًا فَظَنَّ أَن لَّن نَّقۡدِرَ عَلَيۡهِ فَنَادَىٰ فِى ٱلظُّلُمَـٰتِ أَن لَّآ إِلَـٰهَ إِلَّآ أَنتَ سُبۡحَـٰنَكَ إِنِّى ڪُنتُ مِنَ ٱلظَّـٰلِمِينَ

Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap bahwa: "Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim".

Itulah dzikir Nabi Yunus didalam perut ikan, itulah doa nabi Yunus kepada RabbNya. Tak ada satupun kalimat minta dikeluarkan dari perut ikan, tidak ada satu pun kalimat protes, yang ada hanyalah taubat, memuji Allah dan mengakui kesalahan.

Laa ila ha illa anta, subhanaka, inni kuntu minadzholimin....

*****

Bertumbuh didalam dunia Dakwah dan Bisnis, mendorong Saya untuk selalu mencari titik temu terhadap keduanya. Dan disinilah Saya menemukan makna mendalam dari dzikir Nabi Yunus. Sebuah makna yang sangat erat dengan proses bisnis itu sendiri.

Baiklah, mari kita bahas.

Sebenarnya, apa makna mendalam dari dzikir Nabi Yunus 'Alaihissalam?

Saya membaginya kedalam tiga bagian besar.

1. Laa ilaha illa anta, Tiada Ilah selain Allah.

Langkah pertama ketika terperosok dalam gelap adalah membangun "kemungkinan" bahwa suatu saat kita pasti akan keluar dari gelapnya masalah ini. Atau dengan kata lain, kita membunuh kemustahilan. Karena banyak yang merasa "mustahil" dapat keluar dari gelap yang mencekam.

Lihatlah suasana bathin Nabi Yunus AS, laa ilaha illa anta berarti pengakuan bahwa tiada yang aku sembah kecuali Allah, tiada yang aku takuti kecuali Allah, termasuk tiada yang dapat menyelamatkan aku kecuali Allah. Nabi Yunus AS sedang membangun optimisme.

Para Ziders yang budiman. Ketika kegelapan bisnis menerpa, terkadang kita merasa bahwa dunia akan berakhir. Kita terkadang merasa sudah tertelan ikan paus dan akan terlumat didalam perut ikan. Kita merasa dan meyakini bahwa masalah yang kita hadapi tidak ada jalan keluarnya.

Disinilah jebakan setan kepada para pebisnis. Setan membangun pesisme, setan membangun kelemahan jiwa. Belajar dari Dzikir Nabi Yunus, beliau memulai dizkirnya dengan mentauhidkan Allah. Beliau memulai dzikirnya dengan sebuah pengakuan mendalam bahwa Allahlah Tuhannya, penolongnya, pelindungnya, dan pengurusnya.

Maka ziders sejati adalah mereka yang memantapkan keimanan ketika jatuh dalam gelap. Bukan malah kehilangan keyakinan!

Langkah pertama ketika Anda jatuh kedalam gelap adalah membangun kemungkinan bahwa suatu saat Anda dapat keluar dari gelap ini. Dan dialah Allah yang dapat mengeluarkan Anda. Ini langkah bathin pertama. Membangun keyakinan.

2. Subhanaka, Maha Suci Engkau.

Bagian kedua dari dzikir ini adalah pengakuan atas kesucian Allah.

Para mufasirin menjelaskan, Subhanaka berarti mengakui bahwa Allah suci dan bersih dari segala kezaliman. Allah bersih dan suci dari kesalahan. Termasuk salah taqdir, salah setting, salah skenario dan kesalahan-kesalahan lainnya.

Bayangkan, Jika kita berada pada posisi Nabi Yunus, mungkin kita bertanya tanya :

Mengapa Saya? Mengapa harus Saya yang ter-undi terbuang ke laut? Mengapa nasib Saya naas seperti ini? Saya kan nabiMu Ya Rabb, Saya kan orang sholih, dan seterusnya. Faktanya, Nabi Yunus tidak demikian.

Nabi Yunus membangun sebuah kesadaran bahwa tertelannya dia di perut ikan adalah bukan kesalahan Allah dan bukan kesalahan taqdir. Karena Allah suci dari hal hal yang salah.

Inilah yang harus dibangun oleh para Ziders ketika kegelapan bisnis menerpa. Bersangka baiklah pada Allah, dan HENTIKANLAH sangka buruk padaNya.

Terkadang, tak jarang ketika ada masalah, kita serta merta tidak terima akan taqdir yang terjadi. Kita gak terima atas keadaan yang menimpa. Kita gak terima, kok supplier tega banget nipu kita (misalnya). Kita gak terima, kenapa kok daya beli tiba-tiba turun, sementara investasi sudah disuntik ke bisnis baru. Kita suka gak terima, mengapa Allah timpakan ini dan itu.

Belajar dari Nabi Yunus, harusnya kita langsung menyadari bahwa Allah gak mungkin salah skenario danAllah gak mungkin zalim. Terjerambabnya kita hari ini pastilah memiliki makna. Sebuah makna yang akan membawa kebaikan pada kehidupan kita.

Makadari itu, Nabi Yunus langsung menyambung dzikir ini dengan kalimat penutup yang mencengangkan.

3. Inni kuntu minadzholimin, sungguh sungguh aku yang dzholim.

Kalimat penutup dzikir Nabi Yunus ini adalah sebuah pengakuan, bahwa terjebaknya ia dalam tiga kegelapan adalah salahnya sendiri. Nabi Yunus tidak serta merta menyalahkan ABK yang membuangnya. Beliau juga tidak menyalahkan ummatnya yang tak kunjung beriman. Namun beliau menyalahkan diri sendiri. Beliau menyadari bahwa ini adalah salah beliau, ini adalah akibat dosa beliau, yang tak sabar menunggu kaumnya beriman.

Para Ziders yang disayang Allah, mari kita selami hati kita, apakah kita sedang menyalahkan diri sendiri? Atau kita sedang menyalahkan orang lain?

Ketika Anda menyalahkan orang lain atas terjerambabnya diri Anda, maka relatif Anda fokus ke hal hal diluar Anda. Dan faktanya, hal hal diluar Anda tidak bisa Anda kendalikan.

Namun jika Anda mengalamatkan kesalahan pada diri Anda sendiri, maka hati Anda akan lebih damai, karena Anda pada dasarnya mampu merubah diri anda sendiri.

Ketika mitra bisnis menyakiti Anda, maka Anda segera kembalikan kepada diri Anda : "mungkin Saya terlalu buru buru bermitra, mungkin saya kurang jeli"

Ketika Anda mengalami kehilangan barang ditengah ekspedisi : "mungkin Saya salah memilih ekspedisi, mungkin Saya ada dosa-dosa yang menghambat bisnis, mungkin Saya sudah lama tidak bercengkrama dengan keluarga, mungkin Saya ada menahan rezeki orang lain"

Ketika Anda harus bergelut dengan jadwal pengembalian pinjaman : "Saya begini mungkin karena memang ambisi Saya yang salah, Saya memang kurang perhitungan, Saya terlalu pede."

Sahabat Ziders, ketika bathin kita sudah mengakui : bahwa memang kita yang Zalim pada diri kita sendiri, insyaAllah kita akan lebih bertanggung jawab dalam memperbaiki diri ini. Berbeda jika kita menyalahkan orang lain, maka kita relatif akan terus berfokus untuk menunggu berubahnya pihak lain. Padahal itu sama sekali tidak menyelesaikan masalah.

*****

Sahabatku, jika dirangkum, ada tiga langkah bathin yang harus kita amalkan agar kita dapat keluar dari gelapnya kehidupan :

1. Mengakui Kekuatan Allah.
2. Mengakui Kesucian Allah.
3. Mengakui kesalahan diri sendiri

Yuk sahabatku, berhentilah pesimis, jauhilah putus asa. Sedalam apapun jurang yang menelanmu, akan sepanjang itulah tali pertolongan Allah padamu.

Yuk, mari sucikan Allah, Allah gak mungkin salah setting, salah skenario, salah taqdir dan salah-salah yang lainnya. Semua kegelapan ini terjadi atas izinNya, dan pastilah ia punya maksud.

Yuk, berhenti menyalahkan orang lain, ini adalah hidup kita, gelap yang menyelimuti hari ini adalah masalah kita. Kita yang bertanggung jawab atas diri kita sendiri. Menyalahkan orang lain hanya membuat kita makin stress.

Ingat, kita sedang berada di jurang yang gelap, tanpa sesiapapun yang menemani, jika Anda masih menyalahkan orang-orang yang berada diatas permukaan, maka kegelapan Anda awet. Mohon direnungkan.

Hanya TAUBAT yang dapat menjadi jalan pembuka, bagi KEGELAPAN yang menerpa.

Semoga bermanfaat,

Sesiapapun yang sedang terjerambab dalam gelapnya bisnis, semoga Allah segera ulurkan pertolongan, agar kita semua bisa melihat terang kembali.





.

Kamis, 04 Februari 2016

BISNIS ANTARA SUNNATULLAH DAN NASHRULLAH

Jika ditanya, "Apakah anda ingin cita-cita anda menjadi kenyataan, baik itu kehidupan atau bisnis?". Tentu kita menjawab, "Setiap orang pasti meinginkan cita-cita nya dapat menjadi kenyataan".

Dari renungan, dan berdasarkan pengalaman diri dan client, ternyata ada 2 istilah yang menjadikan cita-cita atau impian kita bisa tercapai.


1. Sunnatullah

Sunnatullah itu adalah hubungan sebab-akibat. Karena sebab sesuatu maka ber-akibat sesuatu. Contoh dari pepatah lama :
- Rajin pangkal pandai
- Malas pangkal bodoh
- Hemat pangkal kaya
- Boros pangkal miskin


Ini lazim kita yakini. Misalkan dalam bisnis, bisnis yang dimanajemen (kelola) dengan baik, akan menghasilkan bisnis yang kuat dan besar. Sebaliknya, bisnis yang tidak dikelola dengan baik, akan berujung kebangkrutan. Apa yang perlu di-manaje dalam bisnis?
Kata coach, ada 4, yaitu :
a. Pemasaran (cari uang)

b. Financial (kelola uang)
    Ini sangat penting untuk mengetahui kondisi REAL keuangan bisnis kita, sehingga kita tahu arah mengalir uang kita. Sehingga kita tidak lagi mengatakan "Penjualan meningkat, uangnya mana?"
Bisa jadi, ada kebocoran-kebocoran yang menggerogoti laba/keuntungan. Atau beban-beban yang tidak terkontrol. Anda bisa mencoba Aplikasi Gratis ini untuk mengotomatiskan data financial bisni anda..Klik http://bit.ly/1mfeVoW

c. SDM (cari talenta)
    Berdasarkan data finansial, kita bisa mempertimbangkan untuk merekrut orang yang akan mendelegasikan sebagian tugas kita, agar kita bisa menggunakan waktu untuk mengembangkan bisnis kita

d. Operasional
    Terakhir, untuk bisa menjadikan bisnis berjalan dengan baik dan teratur, diperlukan sebuah standar operasional prosedur yang sering kita sebut SOP.

Itulah sunnatullah yang harus kita lakukan untuk menghasilkan bisnis yang kuat dan besar.

2. Nashrullah

Nah, ini yang kadang dilupakan. Bisnis yang terus berkembang walau manajemen ala kadarnya dikarenakan Pertolongan Allah (nashrullah). Pertolongan yang didapat karena amalan-amalan rutin yang dikerjakan pelaku bisnis.
Karena amalan sedekah, Allah jaga dari mitra-mitra yang ingin menipu
Karena amalan tahajjud, Allah jaga dari kerjasama yang akan berujung pada kerugian
Karena amalan duha, Allah beri karyawan yang loyal dan jujur
Karena amalan puasa, Allah antarkan customer-customer yang membahagiakan
Karena amalan Quran, Allah jumpakan dengan supplier yang memberikan harga yang murah dan berkualitas
Karena amalan sholat diawal waktu, Allah hilangkan segala sesuatu yang menjadi beban fikiran.

Itulah beberapa amalan yang bisa menjadi jalan terselesainya masalah walau tanpa kita sadari
Ingatkah anda tentang kisah "3 orang yang terkurung dalam gua akibat batu yang menutup pintu keluar???"

Baik, tentu disini saya bukan menyuruh anda memilih salah satu.

Hanya saya ingin mengajak anda berfikir, bagaimana kalau kita mengerjakan keduanya???


Dear,



Sua Betria Dhani, SP









.

Selasa, 02 Februari 2016

KAIDAH USHUL FIQIH

"Kalau belum bisa mengerjakan semua
Jangan tinggalkan semua"

Kalau belum bisa tilawah 1 juz, minimal 2 baris

Kalau belum belum bisa puasa Senin-Kamis, minimal Senin aja

Kalau belum bisa tahajjud sesudah tidur, minimal witir sebelum tidur

Kalau belum dapat KATERING yang FULL SEHAT, minimal ke KATERING UMMI aja,HP : 08116001182 , 100% NON MSG, Bahan Segar, Minyak Kemasan

Kalau belum bisa mencatat transaksi keuangan BISNIS dengan SOFTWARE, minimal catat manual aja

Kalau belum bisa beli APLIKASI yang BERBAYAR, ni ada APLIKASI AKUNTANSI SUA SOFT GRATIS
Download dan langsung pakai, KLIK aja link dibawah ini

Alat Musik