Minggu, 27 Maret 2016

10 Kebiasaan Produktif Yang Dianjurkan

Oleh : Anis Matta

1.Sediakan lebih banyak waktu untuk membaca dan sediakanlah waktu untuk memikirkan dan mengendapkan bacaan Anda.
Setiap kali Anda selesai membaca, itu berarti Anda telah menyerap sutu informasi dan akan meningkat ke tahap selanjutnya yaitu seleksi. Karena itu sisakanlah waktu 15 menit untuk memikirkan kembali apa yang barusan Anda baca dan endapkan.

2.Luangkan waktu selama 20 menit dalam sehari untuk menyendiri dan merenung.
Waktu paling tepat untuk merenung adalah sebelum subuh. Duduklah dengan rileks supaya nafas Anda keluar secara teratur. Pejamkan mata. Aturlah nafas secara teratur. Tarik nafas dari hidung dan keluarkan melalui mulut. Ikuti pernapasan itu dengan pikiran Anda. Mulailah merenung; merenung tentang apa saja, tidak perlu ditentukan ‘judulnya’. Efek dari kebiasaan ini adalah Anda akan terbiasa melakukan pemikiran vertikal; berpikir ke atas. Selain itu, kebiasaan tersebut juga akan meluaskan dan melegakan perasaan Anda, serta ketenangan yang luar biasa.

3.Pertahankan stamina spiritual Anda melalui ibadah mahdhah yang rutin
Dengan melaksanakan ibadah mahdhah secara rutin, maka Anda akan memilki nuansa spiritual sebagai kekuatan untuk mengontrol gerak pikiran dan gerak emosi.

4.Jagalah kondisi fisik Anda
Menjaga kondisi fisik melalui :
a.Makan secara teratur dan bergizi.
b.Istirahat yang cukup.
c.Olahraga ringan yang rutin

5.Tingkatkan apresiasi Anda melalui seni dan alam
Terkadang hidup akan terasa keringjika kita tidak punya rasa seni yang baik. Selain itu, menikmati seni dan alam juga dapat meningkatkan sifat humoris kita.

6.Buatlah rencana perjalanan wisata
Jalan-jalanlah di muka bumi dan makanlah rizki dari Tuhanmu. Semakin banyak yang kita lihat semakin banyak pula yang dapat kita banding-bandingkan.

7.Luaskanlah wilayah pergaulan Anda
Salah satu ciri orang dewasa ialah dapat bergaul dengan banyak orang. Sedangkan ciri remaja ialah hanya dapat bergaul dengan sekelompok orang yang sangat terbatas yang biasanya disebut dengan peers group.

8.Tingkatkan kontrol terhadap pikiran-pikiran yang memenuhi benak Anda
Pikiran-pikiran yang muncul dalam benak kita harus dikontrol secara ketat. Sebab, pikiran itulah yang mempengaruhi suasana jiwa; pikiran-pikiran akan melahirkan tindakan.

9.Biasakanlah mencatat gagasan secara teratur
Suatu ide atau gagasan memerlukan proses pematangan. Dengan mencatat, berarti Anda telah melakukan proses pematangan. Mencatat gagasan yang muncul dalam benak kita perlu dilakukan karena proses pematangan suatu gagasan tidak terjadi sekaligus.

10.Biasakanlah lebih banyak diam dan mendengar daripada bicara
Pada umumnya orang yang banyak bicara adalah orang yang lemah kepribadiannya. Ciri orang intelek menurut Islam yang disebutkan Al Qur’an adalah Alladziina yastami’uunalqaul; orang yang mendengarkan perkataan orang lain, fayattabiuuna ahsanah; dan mengikuti yang baik dari perkataan itu. Yaitu orang yang mau mendengarkan dan menganalisa

11.Kontrol emosi agar tetap tenang, tidak mudah terpengaruh sanjungan dan kritikan
Biasakan agar ekspresi emosi Anda tidak mudah terlihat melalui wajah, apalagi melalui ucapan atau tangan.

12.Lakukan latihan pernafasan secara teratur
Tarik nafas melalui hidung, keluarkan melalui mulut; tarik nafas dalam-dalam melalui hidung, kemudian turunkan ke dada terus ke perut, naik kembali ke dada, turun lagi ke perut. Itu sudah cukup, asalkan rutin. Yang kita butuhkan di sini bukan tenaga dalamnya, tetapi keseimbangan peredaran darah dan kebugaran internal. (diambil dari intisari buku Model Manusia Muslim Abad XXI/repostabadijayanews)

10 Kebiasaan Produktif Yang Dianjurkan

Oleh : Anis Matta

1.Sediakan lebih banyak waktu untuk membaca dan sediakanlah waktu untuk memikirkan dan mengendapkan bacaan Anda.
Setiap kali Anda selesai membaca, itu berarti Anda telah menyerap sutu informasi dan akan meningkat ke tahap selanjutnya yaitu seleksi. Karena itu sisakanlah waktu 15 menit untuk memikirkan kembali apa yang barusan Anda baca dan endapkan.

2.Luangkan waktu selama 20 menit dalam sehari untuk menyendiri dan merenung.
Waktu paling tepat untuk merenung adalah sebelum subuh. Duduklah dengan rileks supaya nafas Anda keluar secara teratur. Pejamkan mata. Aturlah nafas secara teratur. Tarik nafas dari hidung dan keluarkan melalui mulut. Ikuti pernapasan itu dengan pikiran Anda. Mulailah merenung; merenung tentang apa saja, tidak perlu ditentukan ‘judulnya’. Efek dari kebiasaan ini adalah Anda akan terbiasa melakukan pemikiran vertikal; berpikir ke atas. Selain itu, kebiasaan tersebut juga akan meluaskan dan melegakan perasaan Anda, serta ketenangan yang luar biasa.

3.Pertahankan stamina spiritual Anda melalui ibadah mahdhah yang rutin
Dengan melaksanakan ibadah mahdhah secara rutin, maka Anda akan memilki nuansa spiritual sebagai kekuatan untuk mengontrol gerak pikiran dan gerak emosi.

4.Jagalah kondisi fisik Anda
Menjaga kondisi fisik melalui :
a.Makan secara teratur dan bergizi.
b.Istirahat yang cukup.
c.Olahraga ringan yang rutin

5.Tingkatkan apresiasi Anda melalui seni dan alam
Terkadang hidup akan terasa keringjika kita tidak punya rasa seni yang baik. Selain itu, menikmati seni dan alam juga dapat meningkatkan sifat humoris kita.

6.Buatlah rencana perjalanan wisata
Jalan-jalanlah di muka bumi dan makanlah rizki dari Tuhanmu. Semakin banyak yang kita lihat semakin banyak pula yang dapat kita banding-bandingkan.

7.Luaskanlah wilayah pergaulan Anda
Salah satu ciri orang dewasa ialah dapat bergaul dengan banyak orang. Sedangkan ciri remaja ialah hanya dapat bergaul dengan sekelompok orang yang sangat terbatas yang biasanya disebut dengan peers group.

8.Tingkatkan kontrol terhadap pikiran-pikiran yang memenuhi benak Anda
Pikiran-pikiran yang muncul dalam benak kita harus dikontrol secara ketat. Sebab, pikiran itulah yang mempengaruhi suasana jiwa; pikiran-pikiran akan melahirkan tindakan.

9.Biasakanlah mencatat gagasan secara teratur
Suatu ide atau gagasan memerlukan proses pematangan. Dengan mencatat, berarti Anda telah melakukan proses pematangan. Mencatat gagasan yang muncul dalam benak kita perlu dilakukan karena proses pematangan suatu gagasan tidak terjadi sekaligus.

10.Biasakanlah lebih banyak diam dan mendengar daripada bicara
Pada umumnya orang yang banyak bicara adalah orang yang lemah kepribadiannya. Ciri orang intelek menurut Islam yang disebutkan Al Qur’an adalah Alladziina yastami’uunalqaul; orang yang mendengarkan perkataan orang lain, fayattabiuuna ahsanah; dan mengikuti yang baik dari perkataan itu. Yaitu orang yang mau mendengarkan dan menganalisa

11.Kontrol emosi agar tetap tenang, tidak mudah terpengaruh sanjungan dan kritikan
Biasakan agar ekspresi emosi Anda tidak mudah terlihat melalui wajah, apalagi melalui ucapan atau tangan.

12.Lakukan latihan pernafasan secara teratur
Tarik nafas melalui hidung, keluarkan melalui mulut; tarik nafas dalam-dalam melalui hidung, kemudian turunkan ke dada terus ke perut, naik kembali ke dada, turun lagi ke perut. Itu sudah cukup, asalkan rutin. Yang kita butuhkan di sini bukan tenaga dalamnya, tetapi keseimbangan peredaran darah dan kebugaran internal. (diambil dari intisari buku Model Manusia Muslim Abad XXI/repostabadijayanews)

Rabu, 16 Maret 2016

8 Rahasia Kebiasaan yang Dijalani Pengusaha Super Sukses

By Siska Amelie F Deil on 28 Okt 2013 at 21:31 WIB

Para pengusaha sukses tidak melakukan hal yang biasa dilakukan orang biasa. Cara berpikir dan tindak tanduknya cenderung aneh bahkan sebagian menganggapnya istimewa.

Namun seperti mengutip Forbes, Senin (28/10/2013), para pengusaha sukses jarang membagi rahasia suksesnya.

Dia hanya berbagi cara tanpa menjelaskan pola pikirnya saat menjalankan bisnis. Fakta ini tentu mengejutkan mengingat banyak orang cenderung mengikuti sikap pengusaha saja.

Jadi jika Anda ingin sukses dan meningkatkan kinerja perusahaan, perlu mengamati baik-baik para pengusaha yang lebih dulu mencapai keberhasilannya.

Berikut 8 kebiasaan yang selalu dilakukan para pengusaha super sukses, yaitu:

1. Berpikir ala pengusaha sukses dan bukan meniru sikapnya

Jika Anda hanya mengamati tindak-tanduk para pengusaha, tak banyak yang bisa Anda pelajari darinya. Kebanyakan sikap para pengusaha sangat istimewa dan cenderung aneh.

Meski menunjukkan sikap yang rata-rata berbeda, tapi semua pengusaha sukses menunjukkan pla pikir yang sama.

Singkatnya, para pengusaha selalu menggunakan formula act (bertindak), learn(belajar), build (bangun), dan repeat (ulangi).

Bagi Anda yang pernah melihat seorang pengusaha terjun ke bisnis yang serba tidak pasti, itu bukan karena dirinya tak mempunyai rencana apapun. Dia bertindak, belajar dari apa yang ditemukannya dan bertindak kembali.

2. Mengikuti kebutuhan konsumen

Menemukan gagasan merupakan hal yang mudah. Bukan tidak mungkin, Anda memunculkan banyak gagasan atau produk baru saat terdesak. Namun gagasan baru bisa tidak bernilai banyak jika hanya memiliki sedikit manfaat.

Di samping itu, tak ada jaminan ada yang mau langsung membeli gagasan baru Anda. Saat mulai memikirkan sesuatu, konsumen harus jadi prioritas.

Jika Anda memulainya dengan kebutuhan konsumen, meski produknya belum terwujud, Anda sudah punya pasar sendiri.

3. Jangan ingin kaya

Para pengusaha terbaik tidak menjadikan kekayaan sebagai tujuan awal. Kekayaan hanya dianggap sebagai produk atau hasil dari kerja kerasnya berbisnis.

Alasan Anda tidak boleh fokus pada kekayaan adalah karena ruang gerak akan terbatas dan tidak fokus pada konsumen. Selain itu, Anda juga akan kesulitan menemukan kebutuhan pasar.

4. Memasarkan dengan cara berbeda

Melakukan pemasaran memang seringkali dilakukan dengan banyak spekulasi. Saat yang lain pergi ke kanan, Anda akan mencoba langkah ke kiri.

Memulai hal yang baru memang berisiko, tapi bertaruh dan mencoba cara yang berbeda bisa jadi jalan menuju keberuntungan.

Namun dalam mencoba hal tersebut, Anda harus menentukan waktu dan tempat yang tepat. Berspekulasi juga harus diiringi dengan langkah-langkah yang realistis dan tidak ceroboh terlebih dalam memasarkan produk.

5. Tidak langsung mulai dengan dana besar

Mendanai perusahaan merupakan hal terparah yang seringkali gagal dipahami para pemula bisnis. Langsung memulai usaha dengan modal besar merupakan langkah yang kurang tepat.

Meski memang benar, bisnis tersebut bisa membuat orang lain terpukau tapi hanya berlaku dalam jangka pendek. Mengambil langkah kecil saat memulai usaha bisa membantu Anda memperoleh keuntungan besar nantinya.

6. Membangun tim

Pendiri perusahaan harus berani mendelegasikan sebagian tugas pada karyawannya. Satu orang tak bisa melakukan berbagai hal yang bisa membuat bisnis jadi besar.

Tanpa tim kerja, perusahaan Anda tak bisa bergerak cepat karena semuanya harus melalui keputusan satu orang.

7. Para pengusaha sukses bermain dengan kekuatannya

Para pengusaha sukses adalah mereka yang berani menerima kekalahannya dan memuji serta memanfaatkan kekuatannya untuk berbisnis. Tindakan tersebut dapat membuatnya berkonsentrasi pada upaya-upaya terbaik yang bisa dilakukan.

Para pengusaha sukses tak akan terlalu sedih dengan segala kekurangannya. Hal ini mengingat dimana ada inovasi di situ ada pemimpi dan eksekutor mimpi saat seseorang bisa mengubahnya menjadi kenyataan.

8. Mengubah hambatan menjadi aset

Ungkapan mati satu tumbuh seribu memang terdengar klasik bahkan sebagian menganggapnya kuno. Namun para pengusaha sukses menerimanya sebagai suatu kebenaran. Apapun hambatannyam para pengusaha sukses selalu mampu mengubahnya menjadi jalan menuju keberhasilan.

Menerima segala hambatan sebagai aset yang berharga bisa membuat bisnis Anda semakin lancar. Hal ini karena Anda akan fokus pada masalah dan berupaya mengatasinya, bukan menghindarinya seperti yang biasa dilakukan banyak orang.

Mengatasi masalah hingga ke akarnya bisa membuat Anda melahirkan produk baru bahkan memperoleh pembelian dalam jumlah besar. (Sis/Nur) ,

Selasa, 15 Maret 2016

BERUBAH ATAU TERBAKAR

Hari ini salah satu bank terbesar di Belanda mem PHK 550 orang Tellernya,ini terjadi karena meningkatnya transaksi  online,bahkan Teller rencananya digantikan dengan robot, kemudian dihari yang sama Pengemudi  angkutan umum mengadakan demo besar-besaran di depan Balai Kota Pemrpov DKI,dengan alasan terjadinya persaingan yang  tidak sehat antara Angkutan resmi dan Angkutan via online,dengan dasar aplikasi online semua orang bisa mengangkut penumpang,tanpa mengajukan ijin resmi kepada Dishub. Ternyata pemesanan angkutan via online membuat tidak nyaman penghasilan angkutan resmi.

Pusat Grosir Terbesar di Indonesia, Tenabang, saat ini sudah mulai sepi,kios-kios yang harga sewanya pertahun hingga ratusan juta sudah tidak seramai dulu,pengunjung malas berkunjung karena penuh sesak,tempat terlalu luas,alasan paling utama karena bisa beli via online,tinggal buka web,pilih langsung klik dan pesan via online ngga perlu repot-repot.

Hari ini juga aplikasi online gratis yang menghubungkan antara agent property dengan Developer property di launching,namanya PROJEK,aplikasi ini terinspirasi dari GOJEK yang sudah mewabah di bumi pertiwi,sedehana aplikasi PROJEK dengan tagline EVERYBODY CAN SELL,ingin mengatakan bahwa semua orang bisa menjadi pedagang,penjual apapun profesi utamanya,cukup mengunduh aplikasinya dan ikuti instruksi yang ada,fee yang diterima oleh agent pun juga sudah tertera diaplikasi tersebut.

Fenomena yang terjadi saat ini didunia sudah mengalami perubahan,”Dunia semesta semakin mendekat,semakin menempel satu sama lain” kata Jenny M.Xue Kolumnis terkenal yang sering mengisi di kolom Tabloid Kontan,dunia digital marketing membawa orang semakin serasa lebih kenal,lebih dekat,lebih berani terbuka,lebih berani membangun personal branding.

Dan ternyata bukan hanya fenomena tetapi kenyataan yang akan dihadapi terus menerus,dari Dunia Iterasi yang selalu melakukan repetisi lanjut ke Dunia Innovasi dan sekarang dunia terdisrupsi,kata lainnya DOING THE NEW THING THAT MAKE THE OLD ONES OBSOLOTE,ini yang dijelaskan oleh Prof Rhenald Kasali saat launching Aplikasi PROJEK.

Fungsi karyawan yang hanya mencari nafkah berangkat pagi pulang malam,sedikit demi sedikit sudah tergantikan dengan disruption teknologi,peluang bisnis makin zigzag,makin lentur bak roller coaster,masyarakat “miskin modal” dengan ide brilliant bukan halangan mendapatkan penghasilan unlimite,dunia mengakui,angel investor bergerak smooth,they want origin idea yang memberikan solusi bagi dunia,ide tidak hanya mengalir dari para kapitalis ringkih tapi dari “anak muda” yang disebut Gen C (rhenal kasali mode on) yang melakukan gebrakan ide yang tak butuh tempat yang ajeg,cyber place is the new place mengkolaborasi ide,bahkan generasi Jelita(Jelang Lima Puluh Tahun)  pun nggak mau kalah,biar umur sudah Jelita,tapi ide2 masih “Muda”,Aplikasi PROJEK diendorse oleh mereka.

Prinsipnya sekarang kita dunia sudah berubah,secara nilai-nilai yang ajeg kita tetap harus pertahankan,tetapi perangkat ,tools,media yang ada harus sudah menjadi fokus kita kedepan,melek teknologi,mensinergikan ide dengan tools tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para entrepreneurs,ada banyak peluang-peluang make money dari disruption era ini,mental block bahwa menjadi karyawan pilihan yang paling nyaman untuk saat ini sebaiknya sudah mulai diubah,ke depan peran –peran pelayanan berulang-ulang sudah tergantikan,Gate Tol saja sdh pakai E-Money ,mungkin beberapa tahun kedepan petugas pintu Tol sudah menghilang.So apa yang harus kita lakukan ke depannya :

1. Merubah Mindset
Ubah pola pikir kita tentang dunia ini,kita hidup buat makan atau makan untuk hidup?nilai-nilai ketauhidan merubah mindset kita tentang hidup,kalau hidup hanya  bertujuan untuk menyambung hidup,tidak akan ada kemuliaan disitu,kata nabi : “Sebaik-baiknya manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi orang lain”,merubah mindset akan merubah persepsi kita tentang dunia,berbisnis adalah “MENCARI SOLUSI”. Membangun bisnis tujuannya memberikan solusi,Zack Zuckerberg membuat Facebook tujuannya ingin meng
hubungkan antara manusia satu dengan lainnya, dalam satu plattform yang sama,Google membuat mesin pencari ingin memudahkan orang dalam mengorek informasi,Aplikasi GOJEK dibuat ingin memudahkan orang dalam memesan kendaraan.Jadi ubah mindset kita tentang uang

2. Akrab dengan teknologi
Hari ini puluhan media sosial sudah bertebaran dijagat maya,dunia semakin dekat,menempel satu sama lain,sudah saatnya keluhan kita terhadap gadget yang makin “menggila” ini disudahi,belajar lah pelan-pelan bagaimana menggunakan medsos di lini online ini,pelajari baik-baik dan bijak,banyak training-training dadakan dari komunitas-komunitas yang bisa diikuti. Semakin cepat kita belajar semakin mudah kita memahami dunia ini.

3. Personal Branding
Make Your Own Idea,dunia yang serba menempel telah “menelanjangi semua orang” .konsisten dan komitmen satu-satunya jalan dalam meleverage personal branding,jadilah diri sendiri,eksplore dengan baik,fokus pada apa yang menjadi kelebihan,tebar aura positif,buat apa adanya.Training-training motivasi dapat menambah “energi postif; kita dalam menaikkan kepercayaan diri dan memelihara motivasi

4. Bussines Model
Disini letak leverage make money,mulai mencoba membangun ide-ide kreatif dalam mengeksplore ide,jadilah part of solution,dokumentasikan,perbaiki lakukan penetrasi,banyak belajar,banyak silaturahmi,banyak ide-ide yang keluar hingga Disruption Era tampak indah di depan mata.

5. Berkomunitas
Hari gini masih Jomblo??eeh masih bisnis sendiri-sendiri??? Zaman sekarang zaman kolaborasi,zaman partisipasi.Komunitas bisnis,komunitas ide,komunitas hobby merubah persepsi kita tentang mencari modal yang mahal itu.Contoh simpel saja : Ada kawan butuh modal untuk akuisisi lahan property ratusan juta,dengan membroadcast hitung2an modal,keuntungan dalam satu menit langsung anggota komunitas merespon untuk membiayai,ngga perlu presentasi yang serba ribet,sulit,atraktif. Hal ini terjadi karena barrier koginitif dan afektif sudah selesai,sehingga anggota langsung menyambut tanpa perlu banyak tanya. Dengan berkomunitas personal branding akan lebih mudah dibuat.

6. Jurus Marketing Langitan
Ingat..!! Aksi-aksi philantropis akan membuat kita semakin bijak,hummble,berdaya guna,berbagi tidak akan mengurangi porsi rejeki malah rezeki semakin menjadi-jadi.

7. Action-action-action
Jangan pernah bosan,hidup didunia hanya sekali,berikan yang terbaik kepada diri anda,orang sekitar,lingkungan hingga agama,bangsa dan negara. Lakukan aksi dan aksi,evaluasi,perbaharui diri,berfikir positif semoga Allah memudahkan langkah kita.


Sekelumit untuk berbagi,Selalu Bertindak Optimis,hati-hati dan Berusaha Sukses Dalam Kemuliaan.

Jumat, 11 Maret 2016

REZEKI ALLAH TAK KAN KEMANA.

Seorang ulama dari Suriah bercerita tentang do'a yg selalu ia lantunkan. Ia selalu mengucapkan do'a seperti berikut ini...

( ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺍﺭﺯﻗﻨﺎ ﻛﻤﺎ ﺗﺮﺯﻕ ﺍﻟﺒﻐﺎﺙ )

"Ya Allah, berilah aku rezeki sebagaimana Engkau memberi rezeki kepada bughats."

Apakah "bughats" itu...?
Dan bagaimana kisahnya...?

"Bughats" adalah anak burung gagak yg baru menetas. Burung gagak ketika mengerami telurnya akan menetas mengeluarkan anak yg disebut "bughats". Ketika sdh besar dia menjadi gagak (gurab).

Apa perbedaan antara bughats & gurab...?

Telah terbukti secara ilmiah, anak burung gagak ketika baru menetas warnanya bukan hitam seperti induknya, karena ia lahir tanpa bulu. Kulitnya berwarna putih.

Di saat induknya menyaksikannya, ia tidak terima itu anaknya, hingga ia tidak mau memberi makan dan minum, lalu mengintainya dari kejauhan saja.

Anak burung kecil malang yang baru keluar dari telur itu tidak mempunyai kemampuan untuk banyak bergerak, apalagi untuk terbang.
Lalu bagaimana ia makan dan minum...?

Allah Yang Maha Kuasa & Maha Pemberi Rezeki yang menanggung rezekinya, karena Dialah yang telah menciptakannya.

Allah menciptakan AROMA tertentu yang keluar dari tubuh anak gagak yang dapat mengundang datangnya serangga ke sarangnya.
Lalu berbagai macam ulat & serangga berdatangan sesuai dengan kebutuhan anak gagak, & ia pun memakannya...
Maa syaa Allah...

Keadaannya terus seperti itu sampai warnanya berubah menjadi hitam, karena bulunya sudah tumbuh.

Ketika itu barulah gagak mengetahui itu adalah anaknya & ia pun mau memberi makannya sampai tumbuh dewasa & bisa terbang mencari makan sendiri.
Secara otomatis aroma yg keluar dari tubuhnya pun hilang & serangga-serangga tidak berdatangan lagi ke sarangnya.
Dia-lah Allah Ar Razzaq Yang Maha Pemberi Rezeki...

"Kamilah yg membagi-bagikan penghidupan di antara mereka dalam kehidupan di dunia ini."
(QS. Az-Zukhruf : 32)

Rezekimu akan mendatangimu di mana pun kamu berada, sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu 'alaihi wassalam:

"Sesungguhnya Malaikat Jibril menghembuskan di dalam perasaanku bahwa seseorang tidak akan meninggal sampai sempurna seluruh rezekinya. Ketahuilah, takutlah kepada Allah, dan perindahlah caramu meminta kepada Allah. Jangan sampai keterlambatan rezeki membuatmu mencarinya dengan cara bermaksiat kepada Allah. Sesungguhnya tidak akan didapatkan sesuatu yang ada di sisi Allah kecuali dengan menta'atinya."

Makanya sebenarnya kurang pantas bila orang orang beriman berebut rejeki dan seringkali tidak mengindahkan halal haramnya?
Naudzubillah min dzalik...

Ya Allah, Engkau Pemberi dan Penjamin Rezeki, karuniakanlah kepada kami rezeki yg halal dan barokah.

Aamiin...

Wallahu a'lam...

==========
DR. Amr Khalid

Kamis, 03 Maret 2016

Pemahaman Rezeki dari dr. Aznan Lelo

Mantap pengetahuan Pak Dokter dibawah soal rezeki.

Aznan Lelo "Dokter Ikhlas tanpa papan nama": Dokter Mestinya Tak Boleh Pasang Tarif

Penulis: Feriansyah Nasution

Sebuah bangunan tua di kawasan Jln. Puri Medan, Kelurahan Komat, Kecamatan Medan Area, Medan Sumatera Utara, kerap didatangi orang-orang yang mengendarai becak, sepeda motor, hingga mobil. Mereka adalah pasien seorang dokter yang akrab disapa Buya. Nama lengkap sang dokter dengan deretan gelarnya adalah Prof. Dr. Aznan Lelo Ph.D, Sp.FK.

Di kediamannya itu, guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU) ini membuka praktik tanpa memasang papan nama, kepada pasiennya dia tidak memasang tarif. Pasien membayar jasa konsultasi dan obat racikannya sesuka hati. Resepnya untuk obat apotek pun terjangkau. Cukup fenomenal, kontras dengan umumnya dokter, apalagi di kota-kota besar.
Mengisi amplop sekehendak hati

Biasanya praktik buka pukul 17.00 WIB. Ada pasien yang datang dan mendaftar sejak siang kemudian pergi, banyak pula yang datang langsung mendaftar dan menunggu giliran. Ruang tunggu yang juga bagian dari garasi itu kadang dipenuhi pasien, sesuai giliran mereka masuk ke ruang praktik berukuran minimalis.

Di meja registrasi di ujung garasi itu disediakan amplop-amplop putih bergaris putih biru-merah. Pasien yang sudah sering datang tahu cara dan jumlah pengisian amplop untuk tarif "ikhlas hati" itu. Amplop yang sudah diisi dibawa masuk ke ruang praktik saat diperiksa, dan seusai pemeriksaan ditinggal di meja dr. Aznan. Bagi yang belum tahu dan menanyakan biaya, ada kalanya kena semprot kegusaran dan ketersinggungan Pak Dokter.

Kadang dr. Aznan memberikan obat hasil racikannya sendiri, kadang pula menuliskan resep. Obat-obat yang dipilihnya pun generik, bisa diperoleh di banyak apotek dengan harga terjangkau.
Andi (30), seorang kontraktor yang tinggal di Jln. Eka Rasmi, Kelurahan Gedung Johor Medan, yang datang dengan mobil APV putih, mengatakan, alasan utama membawa tiga anaknya ke dr. Aznan bukan hanya karena sang dokter tidak mematok tarif. Tapi ia betul-betul percaya pada kualitas dokter itu. Hari itu ketiga anaknya menderita batuk pilek.

"Tiga anak saya ini dulu punya penyakit kelenjar di leherny Dokter lain yang pernah saya datangi memvonis harus diambil tindakan medis. Tapi alhamdulillah, sama Buya tidak. Waktu itu pengobatannya selama enam bulan, dan radang kelenjar pada tiga anak saya sembuh," kata Andi.
Ia menuturkan, metode pengobatan yang dilakukan dr. Aznan sangat teratur dan bagus karena punya keahlian meracik obat. "kalau dokter lain resep obatnya mahal. Di sini obat yang diresepkan Biaya relatif terjangkau kita bisa dapat di apotek mana saja. Komposisi obatnya saya rasa sangat tepat, karena beliau sendiri ahli farmakologi,"

Sebagai pasien yang sudah sering berobat kepada dr. Aznan, Andi cukup tahu diri mengisi amplop. "Saya sewajarnyalah, apalagi kalau anak kita sudah sehat, maka kalau ada rezeki kita tambah, kalau tak ada ya ala kadarnya."

Ia menilai dokter Aznan juga rajin bersedekah. "karena sudah lama kenal, pernah juga membuka amplop dari pasien di depan saya. Saya lihat bahkan ada yang memberi Rp. 5.000. Pernah uang dari amplop pasien dibelikan durian untuk dimakan sama-sama, "ujarnya"

Membandingkan dr. Aznan dengan dokter lain, Andi berkomentar, "Waduh, kalau di luar sana, untuk dokter anak saja, sekali konsultasi bisa Rp. 200.000. Itu lain obat yang terkadang kan ada dokter yang komersil, diresepkan kepada kita brand tertentu yang susah kita cari, mau tidak mau kita beli dari apoteknya.

Pendapat senada diungkapkan Restu Manik, (30) warga Jln. Siriaon, Mandala By Pass, Medan. Restu, karyawan di PT Media Elektronik, mengaku pada 2005 divonis dokter THT (telinga hidung tenggorokan) mengidap polip pada hidungnya dan harus menjalani operasi kecil.

Dari temannya ia tahu praktik dokter Aznan, kemudian dia datangi. "Alhamdulillah, setelah minum obat resep dari Buya, polipku sembuh dalam empat bulan."

Dari pengalamannya berobat ke dr. Aznan, Restu menceritakan pasien datang dari pelbagai tempat. Dari Aceh, Padang Sidimpuan, Rantau Prapat, dsb.

"ada pasien dimrahi. Dia nanya berapa biaya berobatnya, terus kena sental (dimarahi) sama Buya, "udah gak usa bayar aja, kata Buya, " cerita Restu.

Menurut pengakuan Restu, sekali berobat ia memasukkan Rp. 25 ribu, kadang Rp. 30 ribu dalam amplop. "beginilah dokter yang kita inginkan, arif, bijaksana dan tidak komersil."

Belum punya rumah

Apa motivasi sang profeser doktor tidak mematok biaya konsultasi, mengingat dari pengakuannya, dia tidak punya rumah sendiri?
Memang ada satu rumah BTN yang dibelinya secara kredit sejak 1981 di kawasan Johor, tapi tidak sempat ia nikmati. "Oh, aku sampai sekarang tak punya rumah, biar kau tahu. Ini rumah mertuaku, yang ada di kampus USU itu kan rumahnya USU. Adapun rumah BTN yang dulu kucicil dari RISPA, tak sempat kunikmati karena disewakan," ujar Aznan.

Aznan yang tak terlalu bernafsu memikirkan harta duniawi. Prinsip hidupnya sederhana, "Aku yang penting tak ada utang, itu saja prinsipku."

Prinsip itu telah tertanam di dalam dirinya sejak kecil. Hingga dewasa, prinsip itu terus dia pegang menjadi keyakinan. "Allah sudah mengatakan bahwa dia itu Arrahman Arrahim (Maha Pengasih dan Maha Penyayang) dan Allah Khairurrazikin (pemberi rezeki yang paling canggih, palking baik, tak ada duaNya). Dari kecil sudah disampaikan dan hingga sekarang masuk di otakku, masuk di keyakinanku, bahwa langkah, rezeki, pertemuan, maut, hanya Allah yang tahu. Aku tak tahu Allah itu telah mempersiapkan berapa banyak rezeki samaku dan seberapa untuk kau. Dan aku tidak akan mati, kau juga tidak akan mati sebelum rezeki yang diberi Allah itu kita habiskan," kata ayah tiga anak yang makin yakin dengan jalan pelayanan yang dia tempuh sepulang meraih gelar Ph.D. di Australia pada 1987.

Dituding ekstrimis

Sebelum berangkat ke Australia sekitar 1983, Aznan menghadapi tantangan yang cukup besar. Ia dicekal pemerintah, tidak boleh ke luar negeri karena dituding sebagai ekstrimis.

"Dari tahun 1980 sudah ada panggilan agar aku berangkat ke Australia untuk mengambil Ph.D. Tapi ternyata di negeriku yang amat sangat tercinta ini, aku disebut ekstrimis. Aku kena cekal, dikatakan Islam ekstrimis, sama waktu itu dengan orang-orang yang tidak boleh berpergian ke luar negeri," kisahnya.

Aznan sempat patah arang untuk belajar ke Australia. Namun, setelah ia meminta nasihat kepada ustaz, optimismenya muncul lagi. "kata ustaz, "tak beriman kau Aznan, andaikata rezeki itu memang disiapkan untuk kau ke sana (Australia). Itu artinya kau akan sampai, walaupun kau kesana naik kereta api," katanya mengenang.

"Berarti, kalau memang ada rezekiku di Australia, artinya aku akan tetap sampai kesana. Kalau ada sepiring nasiku di sana , aku harus sampai kesana untuk menghabiskan sepiring nasi tadi,": tegasnya.

Hikmah yang dipetik dari pengalaman itu, lanjut Aznan, dalam kehidupan ini manusia tak usah selalu heboh. Sebab pada dasarnya rezeki masing-masing orang sudah ditentukan Yang Maha Esa. "Tak perlu heboh kali, buka praktik di sana-sini. Sudah, kerja ajalah yang baik. Apa kerja kau, wartawan, berprofesilah kau sebagai wartawan. Aku dokter, berprofesilah aku sebagai dokter. Jangan nanti penampilan ustaz, tapi tujuannya ngambil duit, penampilan wartawan tujuannya ngambil duit, penampilan dokter tujuannya ngambil duit, guru ngambil duit, polisi ngambil duit, hakim ngambil duit, pengacara ngambil duit. Itu salah!"

Dokter bagi aznan, adalah profesi yang tidak boleh menetapkan tarif jasa pembayaran. Sama halnya seperti dua profesi lainnya, yakni pengacara dan guru. "Yang datang ke pengacara itu kan orang meminta nasihat, datang ke guru karena orang mau belajar, datang ke dokter karena orang mau minta pengobatan. Jangan dibilang, eh sudah kutolong kau, mana duitnya. Itu tidak boleh. Terkecuali karena ilmu kita dia pintar lalu dia kaya, terus dia memberikan sesuatu tidak kita minta, boleh.

Jadi, tiga profesi ini mestinya tak boleh membuat tarif," katanya.

Aznan mengaku pasti, prinsip dia diragukan orang. Bagaimana ia membiayai hidup keluarga dan menyekolahkan anaknya hingga ketiga anaknya meraih sarjana?

"kan bingung juga kau, kok bisa hidup dokter, punya isteri, anak sarjana semua, dua orang jadi dokter dan satu sarjana hukum. Berdagang rupanya dokter? Kau tanya semua orang aku tak ada berdagang. Aku dosen, makin tak bisa aku minta duit sama muridku. Lalu dari mana? Oh itu semua buah kasih. Bagaimana bentuknya, ya macam-macam, seperti orang mengucapkan terima kasih," katanya.

Praktik hingga dinihari

Praktik dokter Aznan aelalu dipadati pasien yang jumlahnya mencapai ratusan. Akibatnya ia sering harus membuka praktik hingga dini hari, terkadang sampai pukul 01.30. Tentu sang profesor dibantu beberapa mahasiswanya yang sedang coass (magang dokter).

Setiap pasien yang akan masuk ruang praktik dipanggil oleh coass, terkadang isteri Aznan, Yanti, juga turut memanggil. Di dalam ruang praktik yang leluasa dilihat, rata-rata pasien diperiksa sekitar 5-15 menit. "minimal sehari 30 pasien. Nggak ada saya pun 30 paling sedikit. Kalau saya ke luar kota, bila ada kejadian yang sulit, anak saya yang dokter bisa menghubungi saya. Pasien juga bisa bertanya langsung melalui telepon," kata Aznan.

Selain datang dari pelbagai daerah, pasien dr. Aznan juga beraneka jenis kelamin, tingkat usia, suku bangsa, dan agama. Bahkan seorang biarawati Belanda pernah menjadi pasiennya. Soal bayarannya, Aznan mengatakan tidak penting. Dia bilang, "Kalau dia mau datang jauh-jauh jumpai aku, berarti kan dia menghormati aku. Bisa rupanya dibayar penghormatan itu?"

Kembali ke soal bayaran seikhlasnya tadi, dengan ekspresi datar Aznan mengatakan, "Ada Rp. 5.000, lima ratus rupiah pun ada, yang kosong juga ada."

Apakah tidak merasa sakit hati dengan amplop kosong itu? "Sama siapa aku harus sakit hati? Nggak mungkin. Bisa rupanya kutandai amplop ini dari si anu, ini dari si anu dari begitu banyaknya amplop tadi?" ia tersenyum.

Namun Aznan mewanti-wanti tindakannya tidak perlu dicontoh oleh dokter lain. "Kalau aku boleh kasih nasihat sama kawan-kawan dokter, jangan tiru aku. Kalau pun mau kan sudah kujelaskan tadi, bahwa harus yakin dulu dengan ke-Islaman. Bahwa Islam itu rahmatan lil `aalamin

Alat Musik